Suara.com - Indonesia mendominasi perolehan medali emas di cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018. Total, kontingen Merah Putih meraih 14 medali emas di Asian Games ke-18.
Dua medali emas terakhir Indonesia dipersembahkan pesilat Hanifan Yudani Kusumah dan Wewey Wita, Rabu (29/8/2018), di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta.
Hanif yang turun di Kelas C (55-60 kg) putra menang dengan skor tipis 3-2 atas pesilat Vietnam, Nguyen Thai Linh. Beberapa kali juri memotong poin Hanif.
Namun, di pertengahan ronde ketiga peraih medali perunggu SEA Games 2017 Malaysia ini tampil lebih agresif. Alhasil, Hanif pun berhasil memperbaiki poinnya dan meraih medali emas Asian Games 2018.
Sementara itu, Wewey Wita menghadapi pesilat putri Vietnam, Tran Thi Them, di babak final kelas B (50-55 kg).
Laga ini tak ubahnya final ulangan SEA Games 2017 lalu, dimana Wewey Wita berhasil memecundangi Tran Thi Them.
Pada final Kelas B putri pencak silat Asian Games 2018, Wewey Wita pun menang dengan skor telak 5-0.
Hasil ini sekaligus membuat perolehan medali Indonesia menjadi 30 emas, 22 perak, dan 35 perunggu.
Tag
Berita Terkait
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa