Selain itu, persahabatannya dengan mendiang driver Marussia, Jules Bianchi yang mengalami koma setelah menabrak pembatas dalam GP Jepang di Sirkuit Suzuka pada 2014. Serta wafat pada 2015. Di laman media sosialnya ia menuliskan, "Enam tahun setelah Jules Bianchi berada di Ferrari Driver Academy, tiba giliran saya untuk berada di tempat yang sama."
Ketika Charles Leclerc mulai mendalami balap single seater, ia berlatih di sirkuit tak jauh dari kediaman Jules Bianchi. Keakraban mereka bak saudara. Bahkan saat Jules Bianchi mengalami musibah di Jepang, Lorenz Leclerc, abang Charles Leclerc berada dalam rombongan keluarga yang bertolak menjemputnya.
Dan kedekatan itu tak berubah, meski Bianchi telah tiada. Rasa terima kasih yang ia ungkapkan saat Scuderia Ferrari mengumumkan namanya sebagai pebalap tim secara official adalah terima kasih kepada tim, keluarga, terutama sang ayah, Herve Leclerc yang dipanggilnya sebagai Papa. Serta Jules, dengan kalimat, "Terima kasih atas segala yang telah kau ajarkan kepada saya. Kami tak pernah melupakanmu."
Sementara desain helmnya juga didesain untuk mengenang sang ayah dan sahabatnya itu. Saat bertarung di GP Monako 2018 Charles Leclerc menuliskan, "Menjadi mimpi kami semua untuk turun balap di Monako suatu hari nanti, dan saya yakin, Jules dan Papa menyaksikan di atas sana."
Tak kalah hits, baik Formula1.com dan Twitter pribadi Charles Leclerc saat ini banyak mengunggah potret-potret lamanya, mulai aksinya di pentas single seater sampai keseharian dia. Mulai gaya rambutnya sampai (sekali lagi) sosoknya yang mirip Harry Potter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti