Suara.com - Tiga sprinter difabel putri Indonesia berhasil memborong medali dari cabor para atletik nomor 100 meter putri klasifikasi T13 (keterbatasan penglihatan) Asian Para Games (APG) 2018 , Rabu (10/10/2018).
Tiga medali tersebut diraih Putri Aulia, Ni Made Arianti Putri dan Endang Sari Sitorus. Mereka mengalahkan tiga wakil negara lainnya yang harus puas pulang tanpa kepingan medali.
Putri Aulia berhasil merengkuh medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 12,49 detik. Sementara itu, Ni Made meraih perak setelah mencatatkan waktu 13,00 detik, sedangkan Endang menyabet perunggu dengan catatan waktu 13,07 detik.
Ketiganya pun mengaku tak menyangka bisa mendapatkan hasil luar biasa. Mereka lantas berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah sabar mendukung.
"Yang pertama, terima kasih ya buat seluruh warga Indonesia yang sudah dukung kami. Kami tak menyangka kita bertiga masuk podium. Ini Asian Para Games perdana buat kita. Alhamdulillah bisa mencapai ini, luar biasa banget," ujar Ni Made di Mixed Zone Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Senada dengan Ni Made, Putri Aulia merasa benar-benar bersyukur atas torehan medali yang didapatkannya. Apalagi, dirinya berhasil menyabet emas.
"Kalau saya bisa masuk final saja sudah Alhamdulillah banget, juara itu bonus," tutur Putri.
Selain mereka bertiga, Indonesia hari ini juga berhasil menambah kepingan medali melalui cabor para renang. Adalah Syuci Indiriani, yang berhasil meraih medali perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri klasifikasi S14 usai mencatatkan waktu 1 menit 11,08 detik.
Sebagai catatan, Syuci melengkapi torehan hebatnya di Asian Para Games 2018. Sang perenang kini telah mengoleksi masing-masing satu emas, perak dan perunggu di Asian Para Games 2018.
Baca Juga: Target Asian Para Games, Jokowi : Insya Allah, Lebih dari 20 Emas
Hasil itu membuat kontingen Indonesia kini bertengger di posisi enam klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games 2018. Hingga pukul 22.00 WIB, kontingen Merah-Putih total telah merengkuh 23 emas, 29 perak dan 34 perunggu.
Berita Terkait
-
Influencer APG Diperiksa Polisi Kasus Whip Pink, Akui Sudah 15 Kali Beli Buat Rasakan Efek 'Fly'
-
Krisis Garuda Memanas: Pilot Keluhkan Komunikasi Buntu dengan Manajemen
-
Gerbong Eks Karyawan Lior Air Masuk Garuda Indonesia dan Digaji Tinggi, APG Protes
-
Lebihi Target Emas, Ini 4 Fakta Prestasi Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2022
-
Saptoyogo Sumbang Medali Emas Pertama untuk Indonesia di APG 2022 Hangzhou
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia