Suara.com - Perolehan medali Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 melonjak tajam, bahkan melampaui target. Hingga Jumat (12/10/2018) malam sekitar pukul 19.00 WIB, Indonesia berhasil menambah 9 emas, 9 perak dan 9 perunggu.
Dengan raihan itu, Indonesia kini bertengger di posisi 6 klasemen bersaing dengan Uzbekistan di posisi 5 dengan 35 emas. Dibanding dengan para negara-negara di Asia Tenggara Indonesia unggu jauh. Di bawah Indonesia atau di posisi 7 ada Thailand yang terpaut jauh dengan 23 emas.
Pundi-pundi emas terbanyak disumbangkan nomor catur dengan lima emas. Kemudian masing-masing satu emas bertambah lewat cabang olahraga bersepeda, bulutangkis, para renang, dan lawn bowl.
Julia Verawati/Kacung mempersembahkan hasil terbaik di berpasangan campuran B2 (tuna netra) lawn bowl usai mengalahkan wakil Malaysia Masnah/Abdillah 4-6.
Dengan raihan itu, Indonesia sampai saat ini telah mengumpulkan total 123 keping medali, dengan rincian 33 medali emas, 42 perak, dan 48 perunggu. Posisi Indonesia masih di peringkat keenam di bawah Uzbekistan, yang mendulang 35 emas, 24 perak, 18 perunggu.
Peringkat tiga besar tak bergeming. China teratas dengan 162 emas, 84 perak, 55 perunggu; diikuti Korea Selatan dengan 50 emas, 43 perak, 42 perunggu, yang dibayangi Iran usai membukukan 50 emas, 42 perak, 43 perunggu.
Asian Para Games 2018 akan berakhir Sabtu (13/10). Masih akan ada tiga cabang yang akan dipertandingan di hari pamungkas yaitu final para bulutangkis, balap sepeda, dan basket kursi roda.
Berikut klasemen sementara 10 besar perolehan medali hingga Jumat malam (12/10/2018):
Kontingen Emas Perak Perunggu
CHN 161 83 55
IRI 50 42 43
KOR 49 41 42
JPN 41 65 73
UZB 35 24 18
INA 33 42 48
THA 23 29 49
MAS 15 24 21
IND 13 24 30
HKG 11 15 21
Baca Juga: INAPGOC Buka Empat Akses Upacara Penutupan Asian Para Games
Berita Terkait
-
INAPGOC Buka Empat Akses Upacara Penutupan Asian Para Games
-
Ini Wejangan Pelatih pada Syuci Sebelum Sabet Medali Emas Kedua
-
Girl Band Korea Selatan Meriahkan Penutupan Asian Para Games 2018
-
Jadi Protagonis Para Renang Indonesia, Jendi : Luar Biasa
-
Eks Pebalap Motor Ini Sumbang Emas Pertama Balap Sepeda Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders