Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta kembali gagal membendung laju pasangan Gabriella Stoeva/Stefani Stoeva.
Kali ini Ketut/Rizki dipaksa takluk dari pasangan asal Bulgaria tersebut di babak final SaarLorLux Open 2018, Minggu (4/11/2018).
Bermain di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Ketut/Rizki kalah dalam pertarungan rubber game dengan skor ketat, 20-22, 21-15 dan 19-21.
Ini menjadi kekalahan kedua Ketut/Rizki atas Stoeva bersaudara sejak dipasangkan mulai BWF World Tour seri Eropa pada 16 Oktober silam.
Sebelumnya, mereka takluk dua game langsung di babak kedua Prancis Open 2018 pekan lalu.
"Strategi kami sebenarnya sama saja dari pertemuan pertama kemarin, karena pola main mereka sama tidak berubah. Kami hanya menyiapkan mental dan mindset untuk tidak mau kalah," ucap Ketut dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (5/11/2018).
Lain halnya menurut Rizki. Dia menilai dirinya dan Ketut sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, Stoeva bersaudara dinilai bermain lebih siap ketimbang mereka.
"Kami sudah berusaha untuk lebih tahan di lapangan, tapi memang mereka lebih siap. Sayang juga tadi di poin-poin akhir masih buat kesalahan sendiri," tutur Rizki.
Hasil runner-up SaarLorLux Open 2018 menjadi penutup kombinasi keduanya di tahun 2018. Pasalnya, kedua pemain akan kembali 'diceraikan' disisa turnamen BWF World Tour 2018.
Baca Juga: Ganda Putri Indonesia Tak Berkutik Hadapi Jepang, Ini Penyebabnya
Rizki Amelia Pradipta akan kembali berpasangan dengan partner lamanya, Della Destria Haris, di Hong Kong Open 2018 pekan depan.
Sementara Ni Ketut Mahadewi Istarani akan berpasangan dengan Virni Putri di Syed Modi India pada 20-25 November mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Ganda Putri Indonesia Tunjukkan Progres Signifikan, Karel: Sebelum Kalah, Kita Tarung Dulu!
-
Fadia/Tiwi Ungkap Rahasia Kalahkan Wakil Hong Kong di 16 Besar Indonesia Open 2026
-
Rahasia Comeback Ana/Trias di Indonesia Open 2026: Manfaatkan Angin Istora Demi Bungkam Wakil Taipei
-
Ana/Trias dan Rachel/Febi Menang, Ganda Putri Indonesia Amankan Tiket Semifinal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026