- Pelatih Karel Mainaky mengubah pasangan ganda putri utama karena performa musim 2025 dinilai belum mencapai target.
- Susunan baru menggabungkan Apriyani dengan Lanny, serta Fadia dipasangkan dengan Amallia Cahaya Pratiwi.
- Duet baru ini direncanakan debut pada turnamen Indonesia Masters 2026 yang berlangsung 20 hingga 25 Januari.
Suara.com - Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, resmi melakukan perubahan komposisi pasangan utama di sektor ganda putri dengan memisahkan dua duet andalan, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi.
Langkah tersebut diambil setelah tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa sepanjang musim 2025 yang dinilai belum memenuhi target. Karel menilai kedua pasangan tersebut tidak lagi dapat dipertahankan dalam komposisi lama.
“Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi, tetapi hasilnya belum memuaskan. Saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan,” kata Karel.
Dalam susunan terbaru, Apriyani akan berduet dengan Lanny Tria Mayasari, sementara Siti Fadia Silva Ramadhanti dipasangkan dengan Amallia Cahaya Pratiwi.
Karel menjelaskan, perubahan tersebut didasarkan pada pertimbangan kebutuhan teknis masing-masing pemain agar potensi mereka bisa lebih optimal.
Menurut Karel, Fadia membutuhkan pasangan dengan postur dan kekuatan serangan dari area belakang lapangan.
Sementara itu, Apriyani yang masih berada dalam fase pemulihan performa pascacedera panjang, memerlukan partner yang mampu melakukan rotasi permainan dengan baik serta memiliki power.
“Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu. Sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut,” ujar Karel.
Dua pasangan anyar ganda putri Indonesia itu direncanakan menjalani laga perdana pada turnamen Super 500 Indonesia Masters 2026 yang akan digelar pada 20–25 Januari mendatang.
Baca Juga: Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
(Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
-
Jaga Tradisi Juara, Magelang Tutup Rangkaian Program PBSI Kenalkan Bulu Tangkis Usia Dini
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril