Suara.com - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku terkesan dengan motor baru Yamaha untuk MotoGP musim 2019. Saking kompetitifnya, YZR-M1 2019 disebut Vinales bisa mengantarkannya meraih gelar juara.
Pernyataan Maverick Vinales didasari dari hasil bagus yang diraihnya saat menjalani tes akhir musim di Valencia pada 20-21 November lalu.
Dalam sesi tes perdana selepas berakhirnya MotoGP 2018 tersebut, Maverick Vinales, mampu tampil luar biasa dengan menduduki posisi pertama dua hari beruntun.
"Kami benar-benar kompetitif dengan ban yang sebelumnya telah digunakan. Saya bisa mengendarai motor dengan sangat baik selama tes," ujar Maverick Vinales, dilansir Autosport, Minggu (2/12/2018).
"Saya pikir motor ini bisa kompetitif dan membawa (Saya) meraih gelar juara. Saya merasa sangat bagus," imbuhnya.
Seperti diketahui, sepanjang musim 2018 para pebalap Yamaha, tak hanya Maverick Vinales, mengalami kesulitan dalam bersaing memperebutkan podium juara.
Masalah akselerasi dan elektronik (ECU) pada Motor YZR-M1, disebut-sebut menjadi dalang utamanya.
Bahkan, hingga seri MotoGP 2018 berakhir, hanya Maverick Vinales satu-satunya rider Yamaha yang mampu menaiki podium juara. Saat itu mantan pebalap Suzuki Ecstar ini meraih satu-satunya podum kemenangan di musim 2018 saat finis pertama di GP Australia 28 Oktober lalu.
Maverick Vinales menyebut, YZR-M1 tahun ini sudah mengalami perbaikan. Meski belum sempurna, masalah elektronik dan akselerasi perlahan mulai menemui solusi perbaikan.
Baca Juga: Vinales Optimis dengan Motor Baru Yamaha, Rossi Skeptis
"Sektor elektronik saat ini cukup bagus. Saya merasa sangat senang bagaimana kontrol traksi dan dorongan tenaga (motor) bekerja," ujar Maverick Vinales.
"Tapi, saya pikir secara mekanis kami masih bisa memperbaikinya lagi. Saya rasa akan jadi lompatan yang bagus jika kami bisa memperbaiki cengkraman ban," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Gresik Phonska Sikat Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026, Tiket Final Four Sudah di Tangan!
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Kemala Run 2026: Ajang Lari Bertajuk Charity for Indonesia, Solidaritas dan Kepemimpinan Perempuan
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti