Suara.com - Juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez mensinyalir pemulihan cedera bahunya pasca operasi akan memakan waktu cukup lama.
Pebalap Repsol Honda ini mengindikasikan proses pemulihannya akan memakan waktu selama musim dingin.
Dia pun berpacu dengan waktu agar bisa pulih tepat waktu saat tes pramusim MotoGP 2019 berikutnya digelar Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari mendatang.
Seandainya pun bisa mengikuti tes di Sepang nantinya, Marquez skeptis kondisinya sudah fit 100 persen.
"Pemulihan akan memakan waktu selama musim dingin," kata Marquez, dikutip dari Crash, Kamis (6/12/2018).
"Karena pemulihannya lama, saya mungkin tidak akan berada 100 persen saat (tes) di Malaysia," pebalap berjuluk The Baby Alien ini menambahkan.
"Jadi selama musim dingin saya akan fokus pada pemulihan di bahu. Setelah itu baru pada Februari dan Maret berkonsentrasi menggenjot fisik," tukas Marquez.
Operasi bahu kiri Marc Marquez sendiri berjalan lancar. Operasi berlangsung di Rumah Sakit Universitari Dexeus, Barcelona, Spanyol, Selasa (4/12/2018) lalu.
"Operasi rumit ini dilakukan oleh Dr. Xavier Mir, Dr. Victor Marlet dan Dr. Teresa Marlet. Mereka anggota ICATME (Institut Traumatologi dan Kedokteran Olahraga Katalan)," demikian pernyataan dari Repsol Honda—tim Marc Marquez—di laman resmi mereka.
Baca Juga: 10 Akun Olahraga Indonesia Paling Populer di Twitter 2018
Marc Marquez harus naik meja operasi untuk menyembuhkan masalah dislokasi bahu kirinya yang sering terjadi sepanjang kompetisi MotoGP 2018.
Terakhir kali cedera tersebut terulang, saat Marquez merayakan kesuskesan menjadi juara dunia untuk ketujuh kalinya di Sirkuit Motegi, Jepang, 21 Oktober lalu.
Saat itu, Marquez merayakan keberhasilannya bersama pebalap lainnya, Scott Reading. Lantaran selebrasi yang terlalu bersemangat, bahu kiri Marquez pun bergeser.
Kondisi itu membuat Marquez terbaring di aspal sambil menahan sakit sebelum sang adik, Alex Marquez, dan asisten pribadinya membantu mengembalikan posisi bahu kiri Marquez yang bergeser.
Berita Terkait
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Request Mobil Dinas 8 Miliar Bikin Gempar, Isi Garasi Pribadi Gubernur Kaltim Terlihat Sederhana
-
Bos Ducati Muak, Nasib Pecco Bagnaia Musim Depan sedang di Ujung Tanduk
-
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!