- RS Mandaya Royal Puri menghadirkan teknologi HIFU, terapi tanpa operasi untuk kanker hati, kanker pankreas, miom, dan adenomiosis.
- HIFU bekerja memakai gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan tumor tanpa sayatan, dengan pemulihan lebih cepat.
- Teknologi HIFU sudah dipakai di 37+ negara dan ditangani oleh tim dokter tersertifikasi internasional di Mandaya.
Suara.com - RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) pada Sabtu (23/5/2026) sebagai teknologi terapi tanpa operasi untuk penanganan kanker hati hingga kanker pankreas.
Kehadiran teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien kanker hati dan pankreas, terutama pada kasus-kasus yang sulit dioperasi karena lokasi tumornya berada di area sensitif dan berdekatan dengan organ vital maupun pembuluh darah besar.
Peluncuran layanan HIFU di RS Mandaya Royal Puri turut dihadiri sejumlah pakar HIFU internasional, di antaranya Prof. David Cranston selaku Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit, serta Prof. Zhang Lian yang merupakan President of Chongqing Haifu Hospital dan Professor di Chongqing Medical University.
Dari RS Mandaya Royal Puri hadir pula tim dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi HIFU secara intensif langsung di pusat HIFU di China, di antaranya dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, dan dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG.
Diskusi ilmiah ini dipandu oleh dr. Rahmadsyah, SpOG(K)FER, M.Kes, MARS dan dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K). Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri memiliki 11 dokter spesialis yang telah tersertifikasi HIFU untuk menangani berbagai kasus tumor dan kanker tanpa operasi.
HIFU merupakan metode terapi yang menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan jaringan abnormal di dalam tubuh tanpa operasi maupun sayatan pada kulit. Teknologi ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound ke titik tertentu pada jaringan target hingga menghasilkan panas sekitar 60–90 derajat Celsius untuk menghancurkan sel abnormal seperti tumor secara bertahap.
Setelah tindakan dilakukan, jaringan tumor yang telah rusak akan diserap secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu hingga bulan. Secara sederhana, cara kerja HIFU dapat dianalogikan seperti kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas.
Pada kasus kanker hati dan kanker pankreas, HIFU dapat dimanfaatkan untuk membantu menangani tumor yang sulit dioperasi karena berada dekat organ vital atau pembuluh darah utama.
Dalam kondisi tertentu, operasi terbuka memiliki risiko yang cukup tinggi sehingga tidak semua pasien dapat menjalani prosedur pembedahan terbuka. Oleh sebab itu, kehadiran HIFU memberikan alternatif terapi tanpa operasi dengan masa pemulihan yang relatif lebih cepat.
“HIFU dapat digunakan untuk membantu mengecilkan ukuran tumor dan mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.
Di RS Mandaya Royal Puri sendiri, HIFU telah digunakan untuk membantu penanganan kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta, yaitu kondisi serius ketika tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati. Teknologi ini memberikan peluang terapi bagi pasien yang sebelumnya memiliki keterbatasan pilihan pengobatan akibat tingginya risiko operasi.
Selain untuk kanker hati dan kanker pankreas, HIFU juga dapat digunakan untuk menangani miom dan adenomiosis tanpa operasi terbuka.
Teknologi ini menjadi alternatif bagi banyak wanita yang khawatir menjalani operasi pengangkatan rahim (histerektomi) maupun tindakan bedah dengan sayatan besar (laparotomi). Bahkan, di RS Mandaya Royal Puri, HIFU telah digunakan untuk menangani kasus miom besar berukuran hingga 17x16 cm.
"Evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya. Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia," kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group.
Secara global, HIFU telah digunakan secara luas di lebih dari 37 negara, seperti Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia.
Tidak hanya itu, HIFU juga sudah dimanfaatkan untuk menangani lebih dari 500.000 kasus untuk berbagai kondisi medis, mulai dari kanker hati, kanker pankreas, miom rahim, hingga adenomiosis. Teknologi ini juga telah memperoleh pengakuan dari Food and Drug Administration Amerika Serikat dan CE Eropa.
Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap teknologi terapi tanpa operasi yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif dengan standar internasional.
Berita Terkait
-
Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Muncul di Mabes Polri, Waka BGN Sony Sanjaya Jawab Isu Panas Kena OTT
-
Operasi Memikat Hati Bakal Mentua: Romcom Sederhana yang Menyentuh Hati
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK
-
Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!
-
Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun
-
PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam
-
Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!
-
Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing
-
Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak
-
Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo
-
Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya
-
Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas