Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez percaya diri bisa kembali merengkuh gelar juara pada MotoGP 2019. Namun dirinya memprediksi bakal banyak rider yang besar ambisinya untuk merengkuh gelar juara dunia kedelapan.
Menurut Marquez, Ducati masih akan menjadi rivalnya tahun depan. Di samping itu, duo pebalap Yamaha juga turut diwaspadai The Baby Alien --julukan Marquez.
Seperti diketahui, dalam dua musim terakhir, pebalap Ducati Andrea Dovizioso menjadi rival terdekat bagi Marc Marquez. Selama periode tersebut, pebalap Italia itu sukses mengakhiri musim sebagai runner-up.
Pada musim 2017, Dovizioso mampu tampil luar biasa. Dirinya bahkan memaksa Marquez baru bisa memastikan gelar juara dunia di seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Sementara pada musim lalu, perlawanan Dovizioso sedikit mengendur. Meski pada akhirnya mampu finish sebagai runner-up, Dovi --sapaan akrab Dovizioso-- dinilai gagal memberikan kesulitan untuk Marquez, yang pada akhirnya memastikan gelar juara dunia ke-7 saat musim masih menyisakan tiga seri.
"Tentu saja (rival saya) adalah Ducati, dimana (Danilo) Petrucci sangat kuat selama tes pramusim. Tapi Dovizioso adalah yang paling berbahaya. Pebalap Yamaha juga akan menjadi rival, termasuk rekan satu tim saya (Jorge Lorenzo)," ujar Marc Marquez dilansir Marca, Minggu (23/12/2018).
Selain penyebut para pebalap kawakan yang akan menjadi pesaing terdekatnya di MotoGP 2019, Marquez juga mewaspadai letupan para pebalap rookie. Salah satunya Francesco Bagnia yang akan membalap bersama Pramac Ducati.
"Kejutan mungkin ada di Francesco Bagnia. Saya tak tahu apakah (Bagnia memberi kejutan) langsung di balapan pertama, tapi dirinya akan (menjadi pebalap) yang kuat," tukas Marquez.
MotoGP 2019 sendiri bakal berlangsung pada awal Maret 2019. Sirkuit Losail Qatar bakal menggelar balapan pertama tersebut.
Baca Juga: Kapolda Banten: Hoaks Isu Ada Tsunami Susulan di Pandeglang
Sebelum memasuki musim baru, para pebalap MotoGP akan terlebih dulu menggelar dua tes pramusim lagi yakni di Sirkuit Sepang (6 Februari), dan Sirkuit Losail Qatar pada 23 Februari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Tampil di Rumah Sendiri, Putri KW Targetkan Podium pada Ajang Indonesia Open 2026
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport