Suara.com - Pembalap MotoGP dari Tim Suzuki, Alex Rins pernah mengalami nasib pahit di beberapa seri balapan MotoGP 2018 lalu. Tapi optimisme mendadak muncul dari pembalap asal Spanyol itu.
Nasib apes yang menimpa Tim Suzuki beberapa tahun terakhir disebabkan oleh beberapa faktor, tapi yang paling mendapat sorotan adalah mesin motor yang kalah mantap dari Honda atau Yamaha.
Di musim 2018, tim ini hanya berhasil naik 9 podium kali. Tapi musim yang paling kelam adalah tahun 2017 di mana Andrea Iannone dan Alex Rins tidak bisa merebut gelar juara sama sekali.
Tak ingin mengulangi nasib yang sama, Suzuki kemudian menyiapkan mesin baru. Hal itu disambut baik oleh Alex Rins, selama tes musim dingin di Valencia dan Jerez, pabrikan membawa dua mesin empat silinder yang memiliki kekuatan yang lebih besar.
Pembalap berusia 23 tahun itu mengaku senang mendapat motor baru dan meminta teknisi untuk melanjutkan pekerjaan bagus mereka.
''Saya tidak takut karena saya cepat dengan setiap mesin, sekarang giliran para insinyur untuk melanjutkan. Perasaansata baik dengan kedua mesin, saya senang dengan keduanya,'' ungkap Alex Rins seperti yang dikutip dari laman Autosport.
Alex Rins juga menyambut baik usaha Suzuki yang merombak sistem elektronika. Sejalan dengan itu, ia siap berjuang tampil lebih baik untuk musim MotoGP 2019.
''Tahun depan saya akan berjuang, saya memiliki banyak pengalaman sekarang. Suzuki membawa mesin yang lebih kuat dan saya pikir bisa mendapat rasa hormat dari orang lain,'' tutup Alex Rins.
Sumber : Mobimoto.com
Baca Juga: Sempat Musuhan, Jane Shalimar Kini Jadi Tempat Curhat Vanessa Angel
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras