Suara.com - Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haris Purnomo, menyebut anak didiknya siap bersaing di Asian Track Championships 2019. Dia berharap Crismonita Dwi Putri dan kolega bisa memberi perlawanan.
Menurut Dadang, persaingan di Asian Track Championships 2019 akan mirip-mirip dengan Asian Games 2018 lalu.
Bedanya, kata Dadang, para negara kuat di Asia bakal menurunkan kekuatan penuh.
Sebab Asian Track Championships 2019 merupakan salah satu turnamen pengumpul poin menuju Olimpiade 2020.
"Bisa saya katakan bahwa Asian Track Championships 2019 ini mungkin sama seperti Asian Games 2018 kemarin. Beberapa negara kuat akan menurunkan pebalap terbaiknya," ujar Dadang Haris saat dihubungi Suara.com, Rabu (2/1/2019).
"Tapi bukan berarti kita tak punya kesempatan. Kita kan sama-sama usaha juga. Ini kesempatan juga untuk kita mendapat poin menuju Olimpiade," imbuhnya.
Seperti diketahui, prestasi Timnas Balap Sepeda Indonesia nomor track memang masih tertinggal dari negara-negara Asia Timur.
Di Asian Games 2018 saja, Dadang menyebut tim Merah Putih masih berada di peringkat kelima di bawah Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong.
Meski begitu, Dadang yakin jika anak didiknya baik skuat putra maupun putri bisa memberikan tanggung jawab maksimal.
Baca Juga: Wow! Reparasi Mobil Toro Rosso Seharga 2 Lamborghini Aventador S Roadster
Crismonita dan kawan-kawan diharapkan bisa memberi perlawanan layaknya saat turun di Asian Games 2018 kemarin.
"Peluang (meraih medali) tetap ada. Tapi bagaimana di hari H nanti. Yang jelas di Asian Games 2018 anak-anak sudah bisa memperlihatkan bahwa kita tidak menyerah begitu saja, tapi tetap memberikan perlawanan," tukas Dadang.
Asian Track Championships 2019 akan berlangsung di Velodrome, Rawamangun, Jakarta, 8-13 Januari mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026