Suara.com - Klub bola basket Tanah Air, CLS Knights resmi mendatangkan dua penggawa asing baru untuk mengarungi sisa musim Asean Basketball League (ABL) 2018/2019. Kehadiran dua pilar anyar itu pun diharapkan bisa mendongkrak penampilan tim asal kota Surabaya tersebut.
Dua penggawa asing yang didatangkan CLS adalah Douglas Herring Jr dan Darryl Finesse Watkins. Keduanya menggantikan posisi Montoya Brandon dan Stephen Hurt yang harus rela terdepak.
Douglas Herring Jr didatangkan dari klub Liga Bola Bakset Kanada (NBLC), London Lighting. Sementara Darryl Finesse Watkins direkrut CLS dari klub Liga Bola Basket Prancis (LNB Pro A), ASVEL Basket.
Pelatih CLS, Brian Rowsom berharap kehadiran dua legiun asing itu bisa memberikan dimensi baru bagi timnya. Pengalaman besar yang mereka miliki dinilai bisa membawa perubahan positif bagi CLS.
"Dengan pengalaman yang mereka miliki, saya yakin akan ada perubahan yang baik di tim ini," tutur Brian Rowsom, dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (2/1/2019).
Sebagaimana diketahui, penampilan CLS dalam setengah musim ABL 2018/2019 bisa dibilang buruk. Tercatat klub berjuluk Ksatria Indonesia itu menderita enam kekalahan dari delapan kali bertanding.
Dari delapan pertandingan tersebut, penampilan Brandon Montoya dan Stephen Hurt sebenarnya terbilang bagus. Namun Rowsom menilai keduanya masih kurang efisien membantu CLS, terutama dalam sisi offense.
Karena itu, Rowsom pun berharap kehadiran Douglas Herring Jr dan Darryl Finesse Watkins bisa memberi tuah bagi CLS. Kepemimpinan Douglas dinilai akan membantu tim, sementara keunggulan fisik Darryl juga dipercaya akan sangat menguntungkan CLS.
"Dalam beberapa kali latihan, saya melihat Douglas mampu menjaga ritme permainan dengan jiwa kepemimpinannya di lapangan dan memberikan celah kepada para pemain lainnya untuk bisa menembak. Sementara Darryl Watkins mempunyai kemampuan mencetak poin bagus di area "inside"," papar Rowsom.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Jelang Duel Newcastle United vs Manchester United
Dalam lanjutan ABL 2018/2019, CLS akan bertanding menghadapi Formosa Dreamers pada 5 Januari 2019.
Berita Terkait
-
Eks Pelatih CLS Knights Kembali ke Indonesia, Latih RANS Simba Bogor
-
Perbasi Bekukan Sementara Louvre Surabaya, Ada Indikasi Pengaturan Skor
-
Persiapan Mepet, Louvre Indonesia Tetap Optimis Lolos Playoff ABL Invitational 2023
-
BMW M4 CLS Edisi Ulang Tahun Setengah Abad Mendarat dalam Kemasan Diecast, Harganya di Indonesia Tembus Rp 4 M
-
Acara Tahunan Mercedes-Benz STAR DRIVE Tampilkan The All-New C-Class, Dipajang Hingga Akhir Pekan Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora