Suara.com - Jorge Lorenzo akhirnya buka suara terkait kepindahannya dari Ducati ke Honda pada gelaran MotoGP 2019. Dia membeberkan alasan mengapa memilih tim asal Jepang itu.
Menurut Lorenzo, Honda memiliki banyak keunggulan dibanding tim-tim lain. Salah satu yang paling menonjol di mata Lorenzo adalah terkait perolehan gelar juara Honda di kelas MotoGP.
Sejak digelar pada 1949 hingga saat ini, Honda sebagai konstruktor telah memenangi 20 gelar juara dunia. Capaian itu lebih banyak dari tim manampun, termasuk MV Agusta (18 gelar) dan Yamaha (17 gelar).
Melihat kesuksesan tim barunya itu, Lorenzo tak segan membanding-bandingkan Honda dengan dua klub sepakbola papan atas dunia.
Menurut rider 31 tahun itu, kiprah Honda di dunia balap Motor tak ubahnya seperti dua klub 'raksasa' La Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, yang telah lama mendominasi persepakbolaan dunia.
"Repsol Honda mungkin merupakan tim paling sukses sepanjang sejarah. Mereka memiliki kemenangan dan gelar juara terbanyak," ujar Lorenzo dilansir GPone, Kamis (3/1/2019).
"Jika membandingkan Honda dengan tim sepakbola, mereka seperti Barcelona dan Real Madrid. Tak ada tim dengan gelar juara dan paling penting di dunia selain mereka," imbuhnya.
Dalam beberapa musim terakhir, Honda memang menjadi tim yang paling mendominasi di kelas MotoGP. Keberadaan Marc Marquez merupakan alasan utama.
Sejak 2013 hingga 2018, tercatat Marc Marquez dan Honda mampu memenangi lima gelar juara.
Baca Juga: Taklukan Atlet MMA Jepang, Mayweather Dicibir Pacquiao?
Uniknya, hanya Lorenzo yang mampu mengganggu dominasi tersebut, kala menjadi juara dunia pada 2015 silam bersama Yamaha.
Lorenzo mengaku sangat bangga bisa bergabng bersama Honda. Dirinya berharap bisa memberikan kontribusi maksimal untuk membuat Honda terus berjaya di masa mendatang.
"Saya sangat bangga berada di sini, bersama keluarga ini, dan bisa memberi kontribusi untuk membuat tim semakin lebih kuat," tukasnya.
Saat ini, Lorenzo dan para pebalap MotoGP lain tengah menikmati jeda musim. Mereka baru akan kembali sibuk saat mengikuti tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-8 Februari mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing