Suara.com - Pujian setinggi langit diberikan Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, kepada pasangan senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Menurutnya, keduanya adalah role model ganda putra Indonesia.
Herry mengaku bangga bisa membimbing Hendra/Mohammad meraih sukses dikancah bulutangkis dunia. Pelatih 56 tahun itu pun berterimakasih atas jasa dan prestasi keduanya bagi Indonesia.
"Ya dua orang ini adalah role model di sektor ganda putra. Karena dua pemain ini disiplin, motivasinya bagus," puji Herry saat dihubungi Suara.com, Senin (7/1/2019).
"Saya bisa membantu mereka jadi legenda, itu suatu kebanggaan," imbuh pelatih berjuluk Naga Api.
Menurut Herry, Hendra/Ahsan merupakan sosok panutan bagi para pebulutangkis muda Tanah Air.
Sikap dan kepemimpinannya sebagai atlet, kata Herry, patut diacungi jempol.
"Hendra/Ahsan jadi panutan. Mereka jadi role model saya untuk membentuk pemain-pemain ganda putra yang muda-muda, termasuk Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/(Marcus Fernaldi) Gideon," ujarnya.
Dalam akun Instagram pribadinya, Herry berkesempatan memberikan salam perpisahan untuk Hendra/Ahsan.
Pada caption foto unggahannya, pelatih kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung itu mengaku amat bangga punya andil dalam karier mentereng pasangan berjuluk The Daddies tersebut.
Baca Juga: Vinales Ubah Nomor Motor, Marquez Siap Ikut-ikutan, Asal...
"Cepat atau lambat, kita di Pelatnas akan alami proses ini. Sukses dan gagal, suka dan duka sudah kita lewati bersama," tulis Herry.
"Suatu kebanggaan buat saya bisa membantu kalian menjadi salah satu legenda bulutangkis Indonesia. Terima kasih Ahsan Hendra," sambungnya.
Sejak dipasangkan pada 2012 silam, kolaborasi Hendra/Ahsan membuahkan banyak prestasi dan gelar bergengsi bagi Indonesia.
Di bawah bimbingan tangan dingin Herry, The Daddies sukses meraih medali emas Asian Games 2014, Kejuaraan Dunia 2013 dan 2015, All England 2013, dan beberapa turnamen BWF World Tour.
Seperti diketahui, Hendra/Ahsan tak masuk dalam skuat Pelatnas PBSI 2019 yang diumumkan PBSI pada, Jumat (4/1/2019) lalu. Mereka memutuskan keluar dari pelatnas dan memilih jalur independen atau profesional.
Tag
Berita Terkait
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga
-
Seni Beretorika di Buku How to Win an Argument Karya Marcus Tullius Cicero
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara