Suara.com - Atlet balap sepeda disabilitas, Muhammad Fadli Immammuddin, punya target tersendiri saat turun di Asian Track Championship (ATC) 2019. Mantan pebalap motor nasional itu ingin meraup poin demi menjaga asa lolos Paralimpiade 2020 Tokyo.
Fadli mengaku telah mempersiapkan diri selama dua bulan untuk turun di ATC 2019 ini. Selama itu, atlet 34 tahun sudah menjalani training camp (TC) dan mengikuti beberapa kejuaraan.
"Yang jelas untuk event ATC 2019 ini kita sudah mempersiapkannya selama 2 bulan. Sudah ikut TC (training camp) terpadu," ujar Fadli di Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (7/1/2019).
"TC-nya sendiri lebih berat dari Asian Para Games kemarin. Karena cuma dua bulan saja, kalau Asian Para Games kemarin persiapannya 10 bulan. Jadi ini benar habis-habisan," imbuhnya.
Di ATC 2019 sendiri, M. Fadli akan turun di kategori paracycling. Peraih medali emas Asian Para Games 2018 itu bakal turun di dua nomor yakni tim sprint 750 meter dan individual pursuit 4000 meter.
Fadli berahrap di ATC 2019 dirinya bisa mendapat hasil maksimal. Sebab, saat ini dirinya baru mampu mengumpulkan poin dari hasil Asian Para Games 2018 yang digelar Oktober 2018 lalu.
"Jadi untuk saya ini sangat penting agar bisa mendapatkan minimal satu sampai dua slot untuk Paralimpiade nanti. Di Asian Para Games 2018 juga sudah ada satu slot poin, tapi itu belum cukup," tukasnya.
Asian Track Championship 2019 sendiri akan berlangsung dari 8-13 Januari 2019. Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, akan menjadi tempat digelarnya ATC ke-39 itu.
Baca Juga: Sebanyak 297 Atlet Top Ramaikan ATC 2019
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati