Suara.com - Pelatih tunggal putri pelatnas PBSI, Minarti Timur, meminta Fitriani untuk mewaspadai Busanan Ongbamrungphan (Thailand) di laga final Thailand Masters 2019, Minggu (13/1/2019).
Fitriani yang jadi wakil semata wayang Indonesia di partai puncak, diminta Minarti untuk bermain nekat. Pasalnya, Busanan disebut tengah dalam performa impresif.
"Tidak ada strategi khusus. Fitriani harus bisa bermain nekat saja pokonya. Seperti pertandingan sebelumnya," ujar Minarti saat dihubungi, Sabtu (12/1/2019).
Jika menilik perjalanan Fitriani dan Busanan hingga mencapai babak final, penampilan wakil tuan rumah bisa dibilang sangat meyakinkan.
Busanan hampir selalu menghempaskan lawan-lawannya dalam pertarungan dua gim langsung. Hanya di babak perempat final tunggal putri peringkat 29 harus mengeluarkan keringat lebih.
Saat itu, Busanan musti bermain hingga rubber game menghadapi wakil Jepang Saena Kawakami. Pada pertandingan berdurasi 1 jam 2 menit itu, peraih medali emas SEA Games 2015 itu menang 21-17, 10-21, 21-13.
Performa impresif Busanan bisa dibilang terbalik dengan apa yang dilalui Fitriani. Sejak babak pertama, tunggal putri peringkat 33 dunia itu selalu bermain rubber game sebelum memastikan kemenangan.
Minarti menyebut, Fitriani harus lebih berani menerapkan pola permainan reli. Pebulutangkis kelahiran Garut, Jawa Barat itu diharapkan mampu tampil nekat dan siap capai.
"Busanan mainnya bagus dari babak awal, apalagi dia wakil tuan rumah. Fitri mesti berani dulu, terapkan reli-reli balik serang," ujar Minarti Timur.
Baca Juga: Jadwal Final Thailand Masters 2019: Fitriani Jadi Harapan Indonesia
"Fitri harus siap capek dan lebih nekat dengan berusaha mengembalikan bola-bola sulit dari lawan. Yang penting main rapi dulu," tukas peraih medali perak Olimpiade 2000 Sidney tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Final Thailand Masters 2019: Fitriani Jadi Harapan Indonesia
-
Thailand Masters: Fitriani Lolos ke Babak Semifinal
-
Thailand Masters: Fitriani Diminta Terapkan Ini Agar Lolos ke Semifinal
-
Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Thailand Masters 2019
-
Thailand Masters: Fitriani Taklukkan Wakil Tuan Rumah Unggulan Pertama
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field