Suara.com - Nama Liliyana Natsir tak lama lagi tak akan menghiasi daftar skuat ganda campuran Indonesia di berbagai turnamen. Pebulutangkis berusia 33 tahun itu memutuskan pensiun dan akan memainkan laga terakhirnya di Indonesia Masters 2019.
Pensiunnya Liliyana Natsir tak hanya meninggalkan kesedihan bagi pecinta bulutangkis Indonesia. Para penggemar olahraga tepok bulu Tanah Air juga patut khawatir karena sepeninggal Butet --sapaan akrab Liliyana--, sektor ganda campuran masih belum mendapatkan pengganti yang sepadan dengannya.
Liliyana sadar jika dirinya bakal meninggalkan lubang menganga dari skuat ganda campuran Indonesia. Karenanya, atlet kelahiran Manado, 9 September 1985 silam itu berharap para pemain muda bisa cepat menggantikan posisinya.
"Usai saya pensiun semoga ganda campuran Indonesia cepat regenerasi. Apalagi nanti banyak turnamen penting, seperti kejuaraan dunia, Olimpiade (2020) dan lain-lain," ujar Liliyana Natsir di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/1/2019).
Menurut Liliyana, Indonesia harus segera menemukan pengganti pasangan ganda campuran yang bisa tampil konsisten. Praveen Jordan/Melati Ddava Oktavianti, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Tontowi Ahmad, ditantang Liliyana untuk bisa bersaing, khususnya menghadapi wakil-wakil China.
Selama ini memang tak bisa dipungkiri jika Indonesia terlalu bergantung kepada duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsair. Sektor yang diasuh Richard Mainaky seakan lupa untuk mencari penerus keduanya.
"Wakil China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong sudah terlalu mendominasi. Semoga Praveen/Melati, Hafiz/Gloria dan Tontowi bisa memberikan persaingan berat, untuk pemain-pemain China," ujar Butet.
Liliyana sendiri bakal turun di turnamen terakhirnya, Indonesia Masters 2019 bersama sang partner setia, Tontowi Ahmad. Keduanya akan memainkan laga babak pertama menghadapi wakil India, Pranaav Jerry Copra/Reddy N. Sikki.
Baca Juga: Lupakan Malaysia Masters, Fajar / Rian Fokus di Indonesia Masters 2019
Indonesia Masters 2019 bakal berlangsung pada 22-27 Januari mendatang. Turnamen BWF World Tour Super 500 akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, dengan memperebutkan hadiah uang total 350.000 dollar AS.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
-
XD Jepang Midorikawa/Saito Resmi Berpisah, Ada Kekecewaan yang Terungkap
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026