Suara.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto menyebut Liliyana Natsir punya peran besar dalam mengangkat prestasi bulutangkis Indonesia.
Dalam satu dekade terakhir, Liliyana disebutnya telah menjadi penyelamat nama Indonesia dikancah internasional.
Liliyana adalah pebulutangkis putri spesialis ganda campuran. Selama 16 tahun karirnya di pelatnas PBSI, Butet—sapaan akrab Liliyana—sudah memenangi banyak gelar bergengsi, termasuk medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.
Menurut Budiharto, medali emas Olimpiade 2016 menjadi tolak ukur bagaimana kehebatan seorang Liliyana Natsir.
Butet disebutnya telah mengembalikan kebanggaan Indonesia sebagai peraih medali emas Olimpiade.
"Liliyana Natsir adalah champion pebulutangkis putri Indonesia paling lengkap sejauh ini. Ia telah meraih gelar-gelar kejuaraan bergengsi di dunia baik yang digelar di Indonesia dan luar negeri.
Selama kariernya bersama Nova Widianto maupun Tontowi Ahmad, Liliyana telah mendapatkan banyak gelar bergengsi.
Sebut saja juara All England tiga kali beruntun, empat kali juara dunia, dan beberapa turnamen bergengsi lainnya.
Apa yang telah diukir Liliyana menurut Budiharto patut dikenang dan dihargai.
Baca Juga: Pelatih: Butet Pasti Berikan Penampilan Terbaik
Oleh karena itu, saat Liliyana memutuskan pensiun akhir Januari nanti, wajar jika PBSI dan seluruh pecinta bulutangkis dunia memberikan penghormatan bagi atlet 33 tahun kelahiran Manado, Sulawesi Utara tersebut.
Sebagaimana diketahui, PBSI akan menggelar pesta perpisahan untuk Liliyana Natsir.
Pesta tersebut akan dilangsungkan pada hari terakhir Indonesia Masters 2019 yakni Minggu (27/1/2019) pukul 12:00 WIB di Istora Senayan, Jakarta.
"Butet selalu menjadi penyelamat kebesaran nama Indonesia di pentas dunia, oleh karena itu wajar bagi PP PBSI dan masyarakat Indonesia mengucapkan terima kasih pada butet," tukasnya.
Liliyana sendiri kini tengah berjuang di Indonesia Masters 2019 yang merupakan turnamen terakhirnya sebelum gantung raket.
Berita Terkait
-
Chan/Goh Bahagia Bisa Jumpa Tontowi/Liliyana untuk Kali Terakhir
-
Pebulutangkis Mancanegara akan Hadiri Pesta Perpisahan Liliyana Natsir
-
Pelatih: Butet Pasti Berikan Penampilan Terbaik
-
Liliyana Natsir Pensiun, Tontowi Dijodohkan dengan Winny
-
Pulangkan Wakil Jepang, Tontowi / Liliyana Hanya Butuh 30 Menit
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora