Suara.com - Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti meminta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk sedikit mengubah karakter saat berlaga.
Fajar/Rian dituntut Susy untuk tampil lebih ekspresif di atas lapangan.
Hal itu dinilai penting demi meningkatkan kepercayaan diri keduanya yang selama ini masih naik turun.
"Saya bilang sama Fajar/Rian, dibiasakan untuk keluarkan ekspresinya, emosinya, di depan kita ini kan musuh. Ini karakter dan bisa kok diubah," ujar Susy Susanti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (6/2/2019).
Susy menerangkan jika secara kualitas dan teknik, Fajar/Rian sejatinya tak kalah dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, yang notabene merupakan pasangan ganda putra terbaik Tanah Air.
Peraih medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu menilai Fajar/Rian hanya kalah dari segi kegigihan dan kemauan untuk menang disetiap pertandingan.
Hal itu bisa dibuktikan dalam dua pertemuan terakhir, di babak final Asian Games 2018 dan semifinal Indonesia Masters 2019.
Dalam dua laga itu, Fajar/Rian mampu membuat The Minions—julukan Kevin/Marcus—kelimpungan, sebelum akhirnya kecolongan di game ketiga.
"Kalau dibilang secara kualitas, Fajar/Rian tidak kalah dari Kevin/Marcus. Teknik? Susah banget Kevin di depan menghadapi mereka," ujar istri dari legenda hidup bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma.
Baca Juga: Saling Lempar Candaan, Bukti Cairnya Hubungan Rossi dan Vinales
"Tapi dari kegigihan dan kemauan untuk menang di lapangan, Kevin/Marcus masih lebih unggul," tukas Susy Susanti.
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia