Suara.com - Legenda hidup bulu tangkis Indonsia, Christian Hadinata, berharap Praveen Jordan bisa kembali membuktikan diri sebagai salah satu atlet putra terbaik Indonesia, saat berlaga di All England Open 2019.
Praveen Jordan yang kini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti, disebut Christian Hadinata punya potensi besar untuk menjadi tulang punggung Indonesia di sektor ganda campuran, selepas perceraian Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir.
Karena itu, pebulutangkis 24 tahun yang sempat mencicipi manisnya gelar All England 2016 bersama Debby Susanto, dinilai harus kembali menggali motivasi yang sempat hilang beberapa tahun terakhir.
"Praveen harus ingat bahwa dia pernah menjadi juara All England (2016) dengan Debby. Hal itu harus jadi motivasi bahwa All England adalah tempat dia meraih gelar bergengsi dan prestisius," ujar Christian Hadinata saat ditemui di kawasan TVRI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).
Christian Hadinata menyebut selepas pensiunnya Liliyana Natsir, sektor ganda campuran Indonesia memang seperti terombang-ambing. Di All Engalnd 2019, peluang mereka untuk menggondol gelar juara dinilai tipis.
Namun, lelaki yang akrab disapa Koh Chris itu optimistis jika peluang sektor ganda campuran meraih gelar All England masih terbuka, dengan Praveen / Melati menjadi ujung tombak Merah-Putih.
"Kalau saya lihat, jagoan kita di All England ya tetap Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. Nah, di sektor ganda campuran kita berharap pada Praveen / Melati," tukasnya.
Praveen / Melati sendiri harus melewati jalan terjal sejak babak pertama All England 2019 berlangsung. Mereka akan melakoni "perang saudara" dengan Hafiz Faisal / Gloria Emanuelle Widjaja.
All England Open 2019 akan berlangsung pada 6 - 10 Maret 2019. Turnamen BWF World Tour level Super 1.000 itu akan dihelat di Arena Birmingham, Inggris.
Baca Juga: Kesampingkan Play Off, Prawira Pecundangi Pelita Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026