Guard Prawira Brachon Lanalt Griffin menjadi penyumbang angka saat timnya mengalahkan Pelita Jaya Basketball di laga tunda seri ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis (14/2/2019) malam WIB. [Dok. IBL]

Suara.com - Prawira Bandung secara mengejutkan sukses mempecundangi klub tangguh Pelita Jaya Basketball di laga tunda seri ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis (14/2/2019) malam WIB.

Pelatih Prawira Bandung, Andre Yuwadi, menyebut timnya bermain nothing to lose atau tanpa beban dalam laga kali ini. Mereka tak ingin memikirkan soal peluang lolos ke babak play off.

"Kami hanya fokus pada game demi game, dan sepakat tak berpikir soal play off. Saya berharap anak-anak bisa mengakhiri tugas dengan baik, tak peduli soal play off," kata Andre Yuwadi dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (14/2/2019) malam WIB.

Peluang Prawira untuk lolos ke babak play off memang kecil. Pasalnya, mereka harus bergantung dengan hasil dari tim-tim lain yakni Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja dan Satria Muda Pertamina yang masing-masing menempati posisi dua dan tiga klasemen sementara Divisi Merah.

Andre Yuwadi menilai anak didiknya mampu tampil tenang dalam laga ini. Buruknya akurasi tembakan pemain-pemain Pelita Jaya juga cukup membantu mereka.

"Anak-anak cukup konsisten dan memiliki ketenangan walau ada beberapa momentum yang mengganggu. Kami juga terbantu dengan foul trouble lawan dan kurang bagusnya outside shooter Pelita Jaya hari ini," tukasnya.

Brachon Lanalt Griffin menjadi pencetak angka terbanyak bagi Prawira dengan 23 poin. Dalarian Williams menyusul dengan 21 poin. Sementara para barisan pemain lokal, Hans Abraham membuat 15 angka dan M. Reza Guntara mengemas 12 poin.