Suara.com - Kepala pelatih tunggal putra PBSI, Hendry Saputra buka suara terkait peluang Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di All England 2019. Menurut Hendry, dua anak didiknya itu punya peluang untuk meraih gelar juara, meski jalannya akan sangat terjal.
Hendry tak menampik jika dirinya berharap banyak pada Jonatan maupun Anthony untuk bisa mengakhiri paceklik prestasi tunggal putra Indonesia di pentas All England. Tapi, kans kedua pemain untuk juara disebutnya masih harus dilihat secara bertahap.
"Kalau masalah target juara itu, ya saya pasti mau. Tapi saya juga harus lihat realitas, apakah Jonatan dan Ginting dengan kompetisi seperti ini dan banyak pemain-pemain bagus (yang ikut), bisa (juara)?" ujar Hendry Saputra saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019).
"Saya pikir peluang (juara) ada, tapi saya harus lihat step-by-step dari masing-masing babak. Karena bisa saja babak pertama mereka (Jonatan dan Anthony) main bagus, hari kedua capek dan cedera, fisiknya hancur dan nggak fokus. Jadi banyak faktor," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Anthony dan Jonatan menjadi dua dari tiga tunggal putra Indonesia yang berangkat ke All England 2019. Satu pemain lainnya adalah Tommy Sugiarto yang kini menapaki jalur independen atau non-pelatnas.
Di babak pertama, Anthony akan menghadapi Ng Ka Long Angus asal Hong Kong. Sementara Jonatan bakal ditantang wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun.
Prestasi Jonatan dan Anthony di turnamen bulutangkis tertua itu sendiri bisa dibilang cukup buruk. Tahun lalu keduanya tak mampu menembus babak perempatfinal. Jonatan terhenti di babak kedua, sementara Anthony harus tumbang di laga perdana.
Hendry berharap peruntungan dua anak didiknya itu bisa lebih baik di All England 2019. Baik Jonatan maupun Anthony diharapkan bisa melampaui hasil-hasil All England pada edisi-edisi sebelumnya.
"Jadi saya tak bisa pastikan apakah salah satu dari mereka bisa juara. Tapi, saya bisa pastikan prestasi mereka akan lebih baik dari sebelumnya," tukas pelatih asal PB Tangkas tersebut.
Baca Juga: Preview Real Madrid vs Barcelona: Selangkah Lagi Menuju Final Copa del Rey
Berita Terkait
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora