Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari, yakin jika atlet-atletnya bisa menjadi andalan Indonesia dalam mendulang medali emas di ajang multievent seperti SEA Games 2019.
Okto --sapaan akrab Raja Sapta-- merasa yakin setelah melihat perkembangan para pebalapnya, khususnya Crismonita Dwi Putri yang baru saja mewakili Merah-Putih di ajang UCI World Track Championship 2019 di Pruzkow, Polandia.
Meski gagal mendulang medali, performa Crsimonita di kelas 500 meter time trial putri cukup impresif. Atlet 20 tahun itu berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 35,182 detik.
"Ini sudah on the track tinggal kami konsisten dan pemerintah serta stakeholders mendukung. Kami yakin bisa jadi nomor pendulang emas di multievent," ujar Raja Sapta dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (3/3/2019).
Keyakinan Okto semakin bertambah setelah Crismonita dan dua pebalap sepeda Tanah Air dipastikan mendapat program beasiswa dari UCI di Swiss. Hal itu disebutnya bakal meningkatkan kemampuan atlet sepeda untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
"Beasiswa ini untuk menambah kepercayaan diri mereka di Olimpiade karena olahraga ini terukur. Tidak ada yang instan, semua harus dipersiapkan matang," tukas Okto.
Sebagaimana diketahui, Crismonita yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di UCI World Track Championship 2019 tampil pada kualifikasi heat ke-7.
Atlet 20 tahun itu bersaing dengan peraih medali emas Commonwealth Games 2010 asal Australia, Kaarle McCulloch.
Catatkan waktu 35,182 detik membuat Crismonita menempati urutan 23 klasemen kualifikasi akhir. Sementara gelar juara akhirnya diraih atlet sepeda putri asal Rusia, Shmeleva Daria dengan catatan waktu 33,012 detik.
Baca Juga: Berlaga di Kejuaraan Dunia, Crismonita Pertajam Catatan Waktu
Meski gagal mendulang medali, catatan waktu Crismonita mengalami peningkatan dibanding saat berlaga di Asian Track Championship (ATC) 2019 di Jakarta International Velodrome (JIV) Januari lalu.
Saat itu, pebalap sepeda kelahiran Lamongan, Jawa Timur itu mendapat medali perunggu dengan membukukan waktu 35,981 detik di final elite nomor 500 meter time trial putri.
Berita Terkait
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum
-
4 Sepeda Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 60 Km, Bantu Hemat Biaya Bensin
-
Kisah Haru Bocah Miskin Asal Kamboja, Juara Balap Sepeda Gunung Tanpa Alas Kaki
-
Bukan Sekadar Olahraga, Ini Alasan Sepeda Kembali Jadi Transportasi Andalan di Kota Besar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia