Suara.com - Sampai kini, kondisi fisik juara dunia Formula One (F1) tujuh kali, Michael Schumacher masih mengundang pertanyaan besar. Setelah mengalami kecelakaan pada libur Natal 2013, ia dinyatakan koma, mendapatkan perawatan intensif, serta diteruskan pengobatan di kediaman keluarga yang menghadap danau elok di Swiss. Secercah kabar bahagia ditulis Mirror (2/3/2019) yang menyebutkan bahwa ia terbang ke Majorca, Spanyol untuk tetirah di sebuah villa mewah. Sebastian Vettel, juara dunia F1 empat kali, adalah salah satu driver yang langsung tanggap dengan pemberitaan terbaru soal Michael Schumacher.
Sebagai generasi penerus balap jet darat yang berasal satu negara dengan Schumi, begitu Michael Schumacher kadang disapa, Sebastian Vettel alias Seb menumpahkan perasaan untuk pertama kali, betapa ia kangen ngobrol dengan ayah driver Formula Two (F2) Mick Schumacher itu.
Secara terus-terang, Seb menyatakan bahwa dia merindukan percakapan via telepon dengan Michael Schumacher. Bahkan dalam perjalanan memenangkan gelar juara dunia empat kali tanpa terputus, kurun 2010 - 2013 bersama Red Bull, Michael Schumacher memberikan dukungan besar baginya.
"Rasanya sedih, untuk sekadar mengangkat telepon dan berbicara dengannya tidak bisa. Sejak dahulu, ia adalah pahlawan pujaan saya. Saya mencarinya, lalu berkenalan. Kini, bila saya menengok kembali ke belakang, orang itu adalah Michael. Seseorang yang selalu saya ingat, bukan sekadar sebagai driver di pentas dunia balap," kata Sebastian Vettel, sembari mengakui, betapa ia ingin Schumi kembali seperti sedia kala, dan berada di sisinya sebagai sosok idola dan penyemangat.
Lebih lanjut Sebastian Vettel berkisah, apalagi mengingat ia kini bermukim di tim Scuderia Ferrari, salah satu tempat di mana Michael Schumacher dahulu menangguk sukses sebagai juara dunia.
"Orang-orang di tim Ferrari yang berkarya saat Michael masih di tim ini sangat memujinya, dan saya sendiri juga masih mengaguminya. Semuanya adalah bukti, betapa ia meninggalkan kenangan istimewa," ujar Sebastian Vettel, ayah dari dua putri yang oleh media F1 Racing diberi julukan "segar dingin bak mentimun di luar trek, namun sepanas gunung api bila sudah emosi di trek".
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?