Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono, mengatakan jika Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting belum berada di level tunggal putra elite dunia. Keduanya dinilai Rudy masih perlu membuktikan diri.
Pernyataan Rudy merujuk pada jarangnya gelar juara yang dihasilkan oleh kedua pemain.
Baik Anthony dan Jonatan, disebutnya harus lebih dulu mengukir prestasi mentereng terutama di kejuaraan bulutangkis bergengsi seperti All England, Kejuaraan Dunia maupun Olimpiade.
"Menurut saya, kalau lihat sekarang track record mereka ya belum (mencapai level elite). Apalagi jika melihat pencapaian mereka di All England tahun lalu yang cuma sampai babak kedua," ujar Rudy Hartono saat dihubungi Suara.com, Rabu (6/3/2019).
Rudy berharap Jonatan dan Anthony yang kini menjadi ujung tombak sektor tunggal putra Indonesia bisa bersikap dewasa.
Selain harus siap memanggul ekspektasi publik, keduanya juga diminta untuk segera meningkatkan kualitas latihan.
Hal itu disebut Rudy sangat penting. Sebab, dia percaya Jonatan dan Anthony sejatinya memiliki potensi untuk menjadi tunggal putra hebat.
Hasil manis di Asian Games 2018 bisa menjadi sedikit bukti.
"Agar paling tidak mereka bisa lolos hingga babak perempat final atau semifinal (All England 2019). Kemungkinan mereka ke semifinal sebenarnya ada. Baik Jonatan dan Anthony sudah pernah mengalahkan lawan-lawan tangguh," ujar Rudy Hartono.
Baca Juga: 10 Besar Pemilik Klub Olahraga Terkaya di Dunia 2019
"Menurut saya memang harus ada usaha ekstra keras. Persiapan teknik harus betul-betul mencapai sasaran. Karena dalam pertandingan yang bergengsi biasanya ketegangan lebih besar dari biasanya," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko