Suara.com - Penggunaan winglet tambahan di bagian bawah bodi, membuat tim Ducati Mission Winnow mendapat kecaman dan gugatan dari tim lain seperti Honda, Aprilia, Suzuki dan KTM. Keempatnya mengajukan banding karena menganggap winglet yang digunakan Ducati ilegal. Masalah yang tak kunjung rampung, membuat seorang insinyur Formula 1 angkat bicara.
Melansir Motorsport, Toni Cuquerella, mantan insinyur di ajang Formula 1 mengatakan ''Jelas sekali kalau winglet tambahan yang digunakan Ducati, meningkatkan downforce. Pertama karena semua bagian yang terlihat di bodi motor, membantu mengurangi hambatan pada motor,''
Ia melanjutkan ''Perlu diketahui juga kalau efek yang diciptakan, berdampak langsung pada sisi belakang. Apalagi itu menyatu pada swingarm, aliran udara tidak akan mengenai bagian motor yang lain,''
''Masalahnya adalah soal peraturan tertulis yang ada. Seolah anda membuka kotak pandora dan tidak ada larangan khusus untuk masalah tersebut,'' sambungnya.
Pria yang kini jadi insinyur di tim Mahndra Formula E melanjutkan ''Di ajang Formula 1 (F1), aerodinamis punya dampak yang sangat besar terhadap performa mobil, selama kurang lebih 30 tahun terakhir. Di balap motor, dampaknya memang kecil, jadi wajar kalau FIM terlalu mengatur soal hal tersebut.''
Pada akhirnya, Toni Cuquarella mengatakan kalau FIM harus meregulasi setiap hal, termasuk bagian terkecil sekalipun agar tidak ada lagi kasus semacam ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026