Suara.com - Strategi menyerang Ronald Alexander/Annisa Saufika berbuah manis. Berkat pola tersebut pasangan ganda campuran Indonesia ini menyingkirkan unggulan ketujuh, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di babak pertama Malaysia Open 2019, Rabu (3/4).
Bermain di Axiata Arena, Malaysia, Ronald/Annisa menang dalam pertarungan rubber game dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-14 dalam tempo 46 menit.
"Mereka mainnya pola bertahan, jadi kami lebih inisiatif buat menyerang dari pertama," kata Annisa dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (3/4/2019).
"Cuma tadi di game kedua pas 15 sama, kami kecolongan saja. Mati sendiri, agak enggak fokus, jadi lepas."
"Game ketiga kami balik lagi ke pola permainan game pertama. Lebih enggak mau menyerah," sambungnya.
Di babak kedua Malaysia Open 2019, Ronald/Annisa akan menghadapi wakil Thailand, Nipitphon Phuangphuapet/Savitree Amitrapai.
Ini akan menjadi pertemuan kedua mereka dengan ganda campuran peringkat 18 tersebut.
Pada pertemuan pertama di Hong Kong Open 2018, Ronald/Annisa harus mengakui keunggulan Nipitphon/Savitree, dengan skor 14-21 dan 14-21.
Selain Ronald/Annisa, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, juga lolos ke babak kedua Malaysia Open 2019.
Baca Juga: Liliyana Natsir dan 285 Atlet Berprestasi Terima SK CPNS Kemenpora
Di babak pertama, Rinov/Pitha memulangkan senior mereka di Pelatnas PBSI, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, 21-16 dan 21-14.
Sementara itu, satu wakil lainnya, Alfian Eko Prasetyo/Marsheilla Gischa Islami terhenti di babak pertama Malaysia Open 2019 usai takluk dari wakil tuan rumah, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jamie (Malaysia), dengan skor 13-21 dan 15-21.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing