Sport / Arena
Kamis, 04 April 2019 | 22:10 WIB
Atlet lari gawang putri Indonesia, Emilia Nova, saat ditemui di Wisma Kemenpora, Jakarta, beberapa waktu lalu. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Atlet lari gawang putri Indonesia, Emilia Nova menyebut kejuaraan 1st Malaysia Open Grand Prix 2019 yang berlangsung akhir Maret lalu merupakan ajang pemanasan menuju Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar.

Di 1st Malaysia Open Grand Prix 2019, Emilia Nova berhasil meraih medali emas. Atlet 23 tahun itu menjadi yang tercepat pada nomor lari gawang 100 meter putri dengan catatan waktu 13,59 detik.

Peraih medali perak Asian Games 2018 itu mengalahkan pelari Korea Selatan, Bu Na Hee Ryu yang harus puas mendapat medali perak dengan catatan waktu, 14,25 detik, disusul atlet tuan rumah, Raja Nursheena yang meraih perunggu.

"Kejuaraan di Malaysia buat pemanasan saja karena kita mau ke Doha, Qatar bulan April mendatang. Di Malaysia juga saingannya tidak terlalu bagus, saya kan maunya dapat pesaing yang bagus jadi ada tarikannya," ujar Emilia Nova saat ditemui di Wisma Kemenpora, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar akan berlangsung pada 21-24 April mendatang. Di Kejuaraan Atletik Asia ke-23 itu Emilia Nova menargetkan peningkatan catatan waktu dari Asian Games 2018 lalu.

Pada Asian Games 2018, atlet kelahiran Jakarta tersebut meraih medali perak nomor lari gawang 100 meter putri dengan catatan waktu 13,33 detik.

"Inginnya lebih baik dari Asian Games 2018 (di Kejuaraan Asia nanti). Itu (di Malaysia) juga speed antar gawangnya belum bagus karena memang program dari pelatih belum maksimal," tukas Emilia Nova.

Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar menjadi salah satu ajang untuk mengumpulkan poin kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo.

Baca Juga: Move On dari Crolla, Daud Yordan Akan Kembali Naik Ring Agustus Mendatang

Load More