Suara.com - Kejadian kurang menyenangkan dialami legenda tinju dunia, Floyd Mayweather Jr., saat tengah jalan-jalan di sebuah mal di Manila, Filipina.
Lelaki berusia 42 tahun yang dalam karier tinjunya tak pernah kalah dalam 50 pertarungan, mendapat cacian dari seorang wanita.
Cibiran dari salah satu pengunjung mal itu diunggah videonya oleh akun Twitter @EditinKing, beberapa hari lalu.
Kejadian bermula saat Floyd Mayweather Jr. hendak turun ke lantai di bawahnya dengan menggunakan eskalator, bersama para bodyguard-nya.
Para pengunjung yang melihat kehadiran Mayweather pun langsung menyapa mantan juara dunia tinju di lima kelas berbeda tersebut.
Mayweather balik menyapa dengan melambaikan tangannya ke arah para pengunjung di sebelah kiri dan kanannya.
Namun, di salah satu sisi dekat eskalator, seorang pengunjung perempuan mencaci Mayweather dengan kata-kata, "Saya benci kamu. Kamu pengecut".
Cacian tersebut didengar Floyd Mayweather Jr. dan juga para pengawalnya.
Mayweather hanya merespons dengan mengacungkan jempol ke atas, dan terus bergegas turun dengan eskalator.
Baca Juga: Move On dari Crolla, Daud Yordan Akan Kembali Naik Ring Agustus Mendatang
Kuat dugaan perempuan tersebut merupakan salah seorang penggemar dari ikon tinju Filipina, Manny Pacquiao, yang notabene rival berat Mayweather.
Duel antara Manny Pacquiao vs Floyd Mayweather pertama kali terjadi pada 2 Mei 2015 silam. Dalam pertarungan itu Mayweather menang angka mutlak.
Pertarungan tersebut disebut-sebut menjadi yang terbesar dalam sejarah pertinjuan dunia di abad ke-21.
Sejak saat itu, Manny Pacquiao berulang kali mengajak Floyd Mayweather Jr. untuk melakukan tanding ulang (rematch). Begitupun dengan para fans yang ingin kembali melihat duel Pacquiao dan Mayweather.
Namun Mayweather berulang kali menyatakan tidak pernah terbersit di pikirannya untuk duel ulang melawan Pacquiao.
Pernyataan itu kembali diulangnya saat menjadi bintang tamu di sebuah acara di Quezon City, Filipina, Rabu (3/4/2019) lalu.
Berita Terkait
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
-
Naoya 'The Monster' Inoue Pertahankan Gelar, Ini Daftar Lengkap Juara Dunia WBC Terbaru
-
First Fight II Siap Panaskan Jakarta, Sajikan Duel Panas hingga Laga 1 vs 3
-
Lolos ke Partai Puncak, Tinju Indonesia Berpotensi Sumbang 5 Emas di SEA Games 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia