Suara.com - Pebalap Renault, Daniel Ricciardo mendapat penalti mundur tiga posisi start pada balapan selanjutnya di F1 GP Spanyol di Barcelona. Ricciardo mendapat penalti akibat terlibat insiden dengan pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat di F1 GP Azerbaijan, Minggu (29/4/2019).
Ricciardo dan Kvyat berusaha saling menyalip namun terlambat mengerem dan berhenti di area run-off Tikungan 3. Ricciardo menabrak mobil Kvyat yang ada di belakangnya saat memundurkan mobilnya setelah kedua pebalap gagal mengantisipasi Tikungan 3 itu.
Kedua pebalap tersebut akhirnya gagal menyelesaikan balapan GP Azerbaijan dan steward menyalahkan Ricciardo dengan memberikan penalti mundur tiga grid juga pengurangan dua poin.
Ricciardo telah meminta maaf kepada mantan rekan satu timnya di Red Bull dan mengaku dia yang bertanggungjawab penuh soal insiden tersebut. "Saya jelas tak merasa enak dengan apa yang baru saja terjadi," kata pebalap Australia itu seperti dikutip Reuters.
"Segera setelah saya berhenti di jalan keluar saya kira saya terburu-buru dan sedikit panik... hanya mencoba meminimalkan kerusakan dan sedikit mungkin kehilangan waktu," lanjutnya seperti dimuat Antara.
"Saya mundur dan jujur tidak tahu jika dia ada di sana. Saya kira karena terburu-buru saya tidak melihatnya. Saya kira dia mampu memotong dan tetap berada di trek," kata Ricciardo.
Ricciardo, yang menjadi juara di Baku pada 2017, gagal finis untuk ketiga kalinya musim ini. Dia hanya mampu sekali mengemas poin, seperti juga rekan satu timnya Nico Hulkeberg.
Sementara Kvyat telah menerima permohonan maaf Ricciardo usai lomba.
"Hal seperti ini terjadi, ini lah balapan seperti aku sering katakan ketika aku membuat kesalahan," kata Kvyat, yang beberapa kali juga menyebabkan tabrakan dengan pebalap lain.
Baca Juga: Hasil GP Azerbaijan 2019: Valtteri Bottas Raih Podium Tertinggi
Berita Terkait
-
MPV 7-Seater Nissan Cuma 100 Jutaan, Kembaran Triber Siap Bikin Calya-Sigra Gemetaran
-
SUV Eropa Cuma Rp116 Jutaan? Bikin Mobil LCGC Ketar-ketir
-
5 Mobil Eropa Bekas Murah dan Anti Rewel: Perawatan Mudah dan Murah, Mulai Rp30 Jutaan
-
Mobil Eropa Penantang Suzuki Fronx: Harga Cuma Rp150 Jutaan, Onderdil Segampang Nissan Magnite
-
Renault Gandeng Geely Siapkan SUV Listrik Gempur Pasar Asia Tenggara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia