Suara.com - Jelang laga babak penyisihan Grup 1B Sudirman Cup 2019, Denmark yang menjadi lawan Indonesia menurunkan kompisisi pemain baru di sektor ganda putra. Meski begitu, kapten tim Merah Putih, Hendra Setiawan mengaku tak gentar.
Dalam sususan pemain yang telah diumumkan jelang laga, Denmark menurunkan Kim Astrup/Mathias Boe di sektor ganda putra. Padahal, selama ini Astrup merupakan tandem dari Anders Skaarup Rasumssen.
Indonesia sendiri telah memutuskan untuk menurunkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan untuk meladeni Astrup/Boe. Sementara Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon 'disimpan' dalam laga ini.
"Kami belum pernah ketemu kombinasi ini. Perkiraan sih sudah ada, kalau Denmark akan turunkan kombinasi baru. Kami sudah siap, tidak ada pressure, karena kami siap," ujar Hendra Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (22/5/2019).
Meski belum pernah berjumpa pasangan anyar Denmark itu, Hendra Setiawan mengaku sudah mempersiapkan diri.
Seperti para pemain Eropa lainnya, wakil Denmark disebutnya cukup kuat dalam sisi pertahanan.
"Menghadapi pemain Denmark harus sabar, mereka mainnya 'awet'. Serangannya tidak terlalu kencang, tapi susah dimatikan, pertahanan mereka cukup rapat. Sekarang persaingan ganda putra sudah merata, peluang kami 50-50," beber Hendra.
Lebih jauh, Hendra optimis jika Indonesia bisa mengatasi perlawanan Denmark untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Baca Juga: Piala Sudirman: Kevin/Marcus Absen, Ini Susunan Pemain Indonesia vs Denmark
Ia berharap semua pemain bisa tampil fokus dalam laga nanti.
"Ada peluang menang dari Denmark, tapi kami harus benar-benar fokus. Jangan memikirkan menang-kalah, tapi pikirkan dapat poin dulu," jelas peraih medali emas Olimpiade 2008 bersama Markis Kido itu.
"Tim sudah tampil bagus saat melawan Inggris kemarin, walau ganda campuran kalah. Tapi menurut saya mereka mainnya sudah oke," pungkas Hendra.
Laga antara Indonesia vs Denmark akan berlangsung hari ini, Rabu (22/5/2019), di Guangxi Sports Center, Nanning, China, mulai pukul 17.00 WIB.
Berita Terkait
-
Hattrick Emas! Tim Perahu Naga Indonesia Rajai Nomor 500 Meter Putra di SEA Games 2025
-
Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Tinggalkan Vietnam, Permalukan Malaysia
-
Jadwal Tim Indonesia di SEA Games 2025 Hari Ini, 11 Desember: Bulutangkis Hingga Voli
-
Physical: Asia yang Tayang di Netflix Acara Apa? Performa Tim Indonesia Tuai Sorotan
-
Indonesia Dominasi Total, Rebut 6 Emas di Turnamen Woodball Malaysia Open 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia