Suara.com - Akhir pekan yang buruk di seri MotoGP Italia 2019 sepertinya belum berakhir untuk seorang Valentino Rossi. Pebalap Monster Energy Yamaha itu kini disalahkan oleh Joan Mir (Suzuki Ecstar) sebagai penyebab kegagalannya finis pada posisi 10 besar.
Valentino Rossi gagal meraih poin pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6/2019). Ia terjatuh saat di tikungan kedua saat balapan baru berlangsung delapan lap.
Sebelum terjatuh, Rossi sempat mendapat insiden saat tengah berusaha menyalip Joan Mir. Kedua motor pebalap pada akhirnya bersenggolan hingga Rossi dan Mir melebar keluar lintasan.
Insiden itulah yang sangat disesali Mir. Kontak dengan Valentino Rossi disebutnya jadi biang keladi yang membuatnya harus puas finis di peringkat ke-12 dan hanya berhak meraih 4 poin.
"Saya senang bisa meraih beberapa poin di balapan kali ini, meskipun finis ke-12 bukanlah posisi yang saya inginkan. Saya merasa bisa meraih hasil lebih baik pekan ini," ujar Joan Mir dilansir laman resmi Suzuki Racing, Selasa (4/6/2019).
"Sentuhan dengan Valentino Rossi membuat saya harus membayar kehilangan waktu sekitar tujuh detik. Itulah yang mencegah saya untuk bisa finis di peringkat 10 besar," keluhnya.
Melihat statistik Joan Mir musim ini, posisi 12 sejatinya tak terlalu buruk bagi rider yang baru menjalani debutnya di MotoGP musim ini.
Pasalnya, pada empat seri sebelumnya, Mir tak sekalipun meraup poin dengan dua kali gagal finis, serta dua kali finis di luar 15 besar.
Mir pun berharap hasil di MotoGP Italia 2019 ini bisa memacunya untuk tampil lebih baik di seri-seri balapan mendatang.
Baca Juga: MotoGP Italia 2019 Jadi Salah Satu Balapan Terburuk bagi Valentino Rossi
"Bagaimana pun, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada tim untuk semua pekerjaan hebat yang dilakukan pekan ini. Saya merasa bagus dan saya tahu hasilnya akan datang kemudian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
Susunan Pembalap MotoGP 2026: Dominasi Ducati, Stabilitas KTM, Gebrakan Yamaha!
-
Pembalap Honda Joan Mir Tentang Sirkuit Mandalika: Desain Aneh Serta Sangat Berbahaya!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak