Suara.com - Tak kunjung meningkatnya prestasi Jorge Lorenzo membuat masa depannya di Repsol Honda menjadi tanda tanya.
Juara dunia lima kali itu diprediksi tidak akan lama memperkuat tim pabrikan asal Minato, Jepang tersebut.
Prediksi ini dilontarkan mantan pebalap MotoGP yang kini jadi pengamat, Neil Hodgson.
Bahkan Hodgson telah memperkirakan jauh ke depan siapa yang akan menggantikan posisi Lorenzo di Honda.
Mantan pebalap asal Inggris itu menilai Honda akan menduetkan Marc Marquez dengan sang adik, Alex Marquez, yang kini membalap di kelas Moto2.
"Alex Marquez akan turun di kelas MotoGP. Saya bertanya-tanya dalam hati apakah dia menunggu kesempatan untuk menjadi rekan setim saudaranya (Marc Marquez—red)," tutur Hodgson, dikutip dari Infosurhoy, Selasa (18/6/2019).
"Jika dia (Alex Marquez) tidak tampil di MotoGP tahun depan, maka dia akan menunggu satu tahun lagi, dan menandatangani kontrak di tim Repsol Honda sebagai rekan setimnya Marc Marquez," Hodgson menambahkan.
Jorge Lorenzo sendiri dikontrak Repsol Honda selama dua tahun setelah memutuskan hengkang dari Ducati pada akhir musim 2018.
Pihak Repsol Honda memiliki ekspektasi tinggi terhadap Lorenzo. Mereka berharap duet Lorenzo dan Marc Marquez bisa menjadi sebuah Dream Team.
Baca Juga: Mengenal Howik Bebraham, Si Singa dari Jerman, Penantang Daud Yordan
Namun, hingga tujuh seri MotoGP 2019 berlangsung, sinar kebintangan Jorge Lorenzo belum juga kunjung terang benderang.
Dia belum mampu menembus finis di urutan 10 Besar. Prestasi terbaiknya sejauh ini hanyalah finis ke-11 pada seri kelima MotoGP Prancis, 19 Mei lalu.
Sementara pada seri ketujuh di Catalunya, Spanyol, Minggu (16/6/2019) lalu, Lorenzo gagal finis.
Pebalap berusia 32 tahun ini terjatuh di Tikungan 10 saat balapan baru berlangsung dua lap.
Seri MotoGP berikutnya akan digelar di Sirkuit Assen, Belanda, 30 Juni mendatang.
Berita Terkait
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Harga Seken Setengahnya BeAT Baru: Mending Yamaha Fino atau Honda Genio untuk Pelajar?
-
Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia