Suara.com - Pembalap yang kini sedang berada di puncak tabel klasemen Moto2, Alex Marquez berujar bahwa dirinya masih fokus untuk mengincar banyak gelar daripada promosi ke MotoGP.
Hal tersebut sekaligus mementahkan rumor bahwa dirinya sedang diincar oleh tim satelit, Pramac Ducati untuk berlaga di kelas primer MotoGP.
Menurutnya, meraih gelar juara dunia Moto2 lebih penting daripada menjadi pembalap MotoGP di masa yang akan datang.
"Saya hanya bisa bekerja keras untuk diri saya sendiri dengan memenangi balapan dan kejuaraan. Memenangi kejuaraan ini sudah menjadi mimpi saya." ujar Alex Marquez dikutip dari Crash (28/6/2019).
"Anda tidak akan tahu apa yang terjadi di masa yang akan datang, namun jelas bahwa saya akan bersama Marc VDS jika saya bertahan di sini sebab tim bekerja dengan sangat baik." imbuhnya.
Sebelumnya, Alex Marquez mengalami lonjakan performa secara drastis dari 25 balapan tanpa kemenangan menjadi tiga kemenangan beruntun di Le Mans, Mugello dan Catalunya.
Kemenangan tersebut juga mengantarnya menjadi pemuncak klasemen unggul 7 poin dari rivalnya, Thomas Luthi.
"Sebelumnya saya selalu punya kecepatan namun kami kehilangan kualitas, khususnya saat balapan. Namun semua itu berubah setelah balapan di Jerez karena kami menemukan sedikit perbedaan."
Baca Juga: Polemik Legalisasi Sopi, Gubernur Maluku: Jangan Bandingkan dengan NTT
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas