Suara.com - Bos tim Repsol Honda, Alberto Puig mengatakan bahwa ia tak mau Marc Marquez merasa jemawa terkait keunggulan poin yang ia miliki saat ini.
Unggul 58 poin dari rival terdekatnya, Andrea Dovizioso, Puig menegaskan bahwa Marquez harus mengabaikan keunggulan tersebut.
"Kami selalu menantikan masa depan dan terus bekerja untuk menuju hal tersebut. Sekarang, selama jeda musim panas kami tentunya akan berpikir bagaimana untuk tetap berkembang. Kami menargetkan kemenangan di Brno sama seperti balapan launnya." ujar Puig dikutip dari Crash.
"Kami harus pergi ke Brno dan menganggap bahwa kami tidak punya keunggulan poin. Tentunya pembalap dan mekanik di Jepang akan sedikit bersantai dan mengisi ulang tenaga sebelum mereka fokus ke balapan selanjutnya." imbuhnya.
Selain itu, Puig mengapresiasi Marquez terkait kemenangannnya ke sepuluh kali beruntun di Sirkuit Sachsenring Jerman. Puig merasa timnya kini dibalut rasa percaya diri yang sangat tinggi.
"Marc adalah jaminan kemenangan di sirkuit tersebut sebab dia selalu menang di sana bersama Honda." kata Puig.
"Saya harus mengakui bahwa ia selalu bekerja keras bersama kami bahkan sejak sesi tes pramusim." puji Puig.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara