Suara.com - Pembalap tim Red Bull, Max Verstappen agaknya ketagihan untuk mengalahkan duo pembalap Mercedes di gelaran Grand Prix Formula 1.
Menang di GP Austria, pembalap Formula 1 asal Belanda ini sukses membawa timnya serta konstruktor mesin baru mereka, Honda, untuk sedikit mengurangi laju tim Mercedes yang menang beruntun di laga-laga sebelumnya.
Belum merasa puas, Verstappen berujar bahwa timnya masih harus bekerja keras.
"Tentu itu kemengangan langka namun tidak berarti kami menjadi tim dominan. Kami harus meningkatkan performa untuk berbuat lebih." ungkap Verstappen dikutip dari Crash.
"Sekarang anda bisa memenangkan balapan karena kinerja mobil bagus begitu juga mesinnya. Ditambah dengan manajemen ban yang baik, mudah bagi mobil balap yang bagus untuk mempertahankan kondisi roda." ujarnya.
"Saya selalu mencoba yang terbaik dan saya pikir di banyak balapan saya melakukan semaksimal mungkin namun tetap saja saya hanya bisa menempati posisi kelima. Saya pikir kami lebih kompetitif dari Ferrari jadi saya tidak terlalu banyak kehilangan waktu di belakang mereka." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya