Suara.com - Pebulutangkis cantik asal Australia, Gronya Somerville tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhenti lebih cepat di ajang Indonesia Open 2019.
Gronya yang berduet dengan Setyana Mapasa harus angkat koper usai ditekuk pasangan ganda putri Indonesia, Nadya Melati/Tiara Rosalia Nuraidah, di babak pertama Indonesia Open 2019, Selasa (16/7).
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, wakil Australia itu kandang dengan skor 15-21 dan 20-22.
Saat menghadiri sesi wawancara di Mixed Zone Istora Senayan, Jakarta, Gronya Somerville tak banyak melontarkan jawaban.
Pebulutangkis tercantik di dunia versi Sportsflu 2016 ini lebih banyak diam dan cemberut.
"Saya pikir kita harus meningkatkan taktik lagi. Kita harus bisa lebih baik perihal kekompakan, khususnya saat menghadapi lawan-lawan yang kuat," ujar Gronya Somerville usai pertandingan.
Saat ditanya mengenai kegiatannya pasca Indonesia Open 2019, Gronya enggan menjawab. Pebulutangkis kelahiran Melbourne itu menyerahkan jawaban atas pertanyaan itu kepada rekannya.
"Setelah Indonesia Open 2019 ini, paling kami latihan sebentar di sini lalu pulang ke Australia. Tapi saya akan tinggal lebih lama," ujar Setyana.
Baca Juga: Link Live Streaming Indonesia Open 2019, Bisa Juga Tonton Lewat HP
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur