Suara.com - Pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong berhasil meraih gelar juara Indonesia Open 2019, Minggu (21/7/2019).
Zheng/Huang yang kini menduduki peringkat satu dunia, keluar sebagai juara usai menekuk kompatriotnya sendiri, Wang Yilyu/Huang Dongping di Istora Senayan, Jakarta.
Pasangan peraih gelar juara All England 2019 itu menundukan Wang/Huang dalam pertarungan dua game langsung, dengan skor 21-13, 21-18 dalam laga berdurasi 31 menit.
Hasil ini membuat pasangan berjuluk Si Monster itu berhasil merebut tahta gelar dari Tontowi Ahmad/Liliyana Natasir.
Sebagaimana diketahui, Owi/Butet --sapaan akrab Tontowi/Liliyana-- merupakan pasangan ganda campuran Merah Putih peraih gelar Indonesia Open 2018.
Namun, pasangan peraih medali emas Olimpiade 2016 itu telah bercerai selepas Indonesia Masters 2019 Januari lalu. Hal itu menyusul keputusan pensiun Liliyana Natasir.
Zheng Siwei sendiri mengakui absennya Owi/Butet membuat permainannya dan Huang Yaqiong lebih lepas di Indonesia Open kali ini.
"Peluang kami jadi lebih besar untuk menang, karena Owi/Butet memiliki performa yang bagus," ujar Zheng Siwei di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019).
"Mereka pasangan yang sangat hebat saat main di Istora. Peluang kami jadi lebih besar kala keduanya tidak bermain," sambungnya.
Baca Juga: Juara Indonesia Open 2019, Akane Yamaguchi Cetak Sejarah
Kemenangan ini menjadi gelar juara Indonesia Open perdana bagi Zheng/Huang. Enam bulan sebelumnya, wakil China itu pun sempat meraih gelar Indonesia Masters 2019.
Huang Yaqiong menyambut positif pencapaian ini. Ia menjadikan gelar Indonesias Open 2019 sebagai modal penting menyambut Olimpiade 2020 Tokyo dan yang terdekat Kejuaraan Dunia 2019.
"Tahun ini bisa dua kali juara di Indonesia. Saya sangat senang. Saya sangat tak sabar untuk mengikuti Kejuaraan Dunia. Kami akan mulai persiapannya supaya bisa main sebaik mungkin," pungkasnya.
Kemenangan Zheng/Huang menjadi satu-satunya gelar juara yang berhasil diraih wakil China di Indonesia Open 2019. Hasil ini lebih baik dari tahun lalu kala mereka harus puas nirgelar.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
-
XD Jepang Midorikawa/Saito Resmi Berpisah, Ada Kekecewaan yang Terungkap
-
Dejan/Bernadine Melejit di India, Sang Juara Ungkap Banyak PR Meski Berprestasi
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet