Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto enggan sesumbar jelang menghadapi wakil Korea Selatan (Korsel), Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol di babak kedua Japan Open 2019, Kamis (25/7/2019).
Meski unggul jauh secara peringkat dunia, yakni tujuh berbanding 21, Fajar/Rian meyakini jika Ko/Shin merupakan ganda putra tangguh yang memiliki segudang pengalaman.
Sebagaimana diketahui, setelah sempat terbenam cukup lama, penampilan Ko/Shin, ganda putra peraih medali emas Kejuaraan Dunia 2014, mulai kembali meningkat dalam beberapa turnamen terakhir.
Gelar juara Australia Open 2019 di awal Juli lalu menjadi bukti jika ganda putra gaek Korsel ini mulai kembali diperhitungkan sebagai salah satu lawan yang patut diwaspadai.
"Ko/Shin pengalamannya banyak dan mereka baru juara juga di Australia Open 2019. Jadi, percaya diri mereka meningkat," sebut Fajar dalam rilis yang diterima Suara.com.
Laga babak kedua Japan Open 2019 akan menjadi pertemuan ketiga antara Fajar/Rian vs Ko/Shin. Di dua laga sebelumnya, kedua pasangan saling berbagi kemenangan.
Fajar/Rian berhasil mengalahkan Ko/Shin di All England 2019 dengan skor 23-21, 21-14. Sementara, ganda putra kawakan Korsel itu membalasnya di New Zealand Open 2019 dengan skor 13-21, 8-21.
Kualitas permainan Ko/Shin bahkan benar-benar terlihat saat memainkan laga final Australia Open 2019 menghadapi wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.
Pasangan ganda putra peringkat tiga dunia itu dibuat tak berkutik oleh Ko/Shin hingga harus takluk dengan skor telak 11-21, 17-21.
Baca Juga: Fajar Ungkap Perbedaan Kontras Bermain di Indonesia Open dan Japan Open
"Ko/Shin pemain yang punya serangan kencang, mereka tidak mudah dimatikan juga. Jadi kami harus bermain benar-benar fokus besok," timpal Rian.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya