Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung akan menghadapi lawan kuat di babak kedua Japan Open 2019 Kamis (25/7/2019) nanti.
Tunggal putri peringkat 16 dunia itu sudah langsung ditantang unggulan pertama asal Taiwan, Tai Tzu Ying.
Alih-alih gugup menghadapi lawan yang di atas kertas jauh lebih tangguh darinya, Gregoria Mariska Tunjung justru merasa termotivasi untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Bahkan, peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu tak merasa gengsi dan ingin meraup banyak pelajaran dari tunggal putri peringkat satu dunia itu.
"Saya sih maunya di sini dapat hasil bagus, karena di babak kedua ketemu Tai Tzu Ying. Mau memberikan perlawanan dan tampil semaksimal mungkin," sebut Gregoria Mariska Tunjung.
"Di Piala Sudirman kemarin, dia fokusnya satu demi satu poin. Pukulan-pukulan dia bagus, namun dia tidak takut bermain reli dan mau mengatur, nggak buru-buru," tambahnya.
"Ini yang patut ditiru dari dia, pembawaan dia di lapangan kalem, namun mematikan," sambung pebulutangkis 19 tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung lolos ke babak kedua Japan Open 2019 setelah menundukkan perlawanan wakil Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt. Dia menang dalam pertarungan dua game langsung, 21-15, 21-17.
Laga babak kedua Japan Open 2019 sendiri akan menjadi pertemuan ketiga antara Gregoria Mariska Tunjung dan Tai Tzu Ying. Di dua laga sebelumnya, juara Finnish Open 2018 itu belum pernah menang dari Tai Tzu Ying.
Baca Juga: Minimalkan Kecelakaan, Mari Coba Honda Sensing di GIIAS 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko