Suara.com - Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil keluar sebagai juara Indonesian Basketball League (IBL) 3x3 Indonesia Tour 2019, Minggu (4/8/2019).
Hal itu menyusul kemenangan atas Pelita Jaya Basketball di laga final yang berlangsung di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.
Satria Muda yang menurunkan komposisi Audy Bagastyo, Avan Seputra, Christian Gunawan, dan M. Sandy Ibrahim Aziz, berhasil mengalahkan Pelita Jaya dengan skor 18-13.
Ini menjadi gelar juara kedua beruntun yang diraih tim asal Jakarta itu setelah tahun lalu juga mengukir prestasi yang sama usai menundukan Stapac Jakarta.
Jalan Satria Muda merengkuh juara IBL 3x3 tahun ini tidaklah mudah. Mereka sempat dibuat kerepotan di babak grup sebelum akhirnya lolos ke semifinal sebagai runner-up di bawah Stapac Jakarta.
Di semifinal, klub yang bermarkas di Britama Arena, Jakarta Utara itu sukses mengalahkan Prawira Bandung. Avan Saputra dkk menang dengan skor 18-16.
Laga final antara Satria Muda menghadapi Pelita Jaya sejatinya sudah bisa diprediksi. Pasalnya, sejak empat seri sebelumnya, kedua tim tampil sebagai yang paling dominan.
Pelita Jaya berhasil meraih juara di seri Cirebon dan Bandung. Sementara Satria Muda menjuarai seri Bali dan Yogyakarta.
"Terimakasih kepada Tuhan, kita diberi kesempatan untuk juara," ujar Avan Saputra di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019).
Baca Juga: Jelang Grand Final IBL 3x3 2019, Satria Muda Krisis Pemain
"Tahun lalu saya tak main, sekarang ikut main dan bisa membawa Satria Muda juara dua kali beruntun. Bagi kami ini pencapaian yang luar biasa," sambungnya.
Kemenangan ini membuat Satria Muda secara otomatis berhak mewakili Indonesia di ajang FIBA 3x3 World Tour 2019 di Jeddah, Arab Saudi pada 18-19 Oktober mendatang.
"Di 3x3 World Tour 2019, jelas kita kalah postur tubuh dengan tim-tim lainnya. Tapi kita harus ambil keuntungan bahwa kita bisa bermain cepat dan pintar," pungkas Avan.
Berita Terkait
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026