Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke perempat final Thailand Open 2019 usai mengalahkan wakil Prancis, Delphine Delrue/Lea Palermo, Kamis (1/8/2019). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih sektor ganda putri pelatnas PBSI, Eng Hian memberi target cukup tinggi untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.

Peringkat lima dunia itu diminta Eng Hian untuk sebisa mungkin mempertahankan pencapaian prestasi tahun lalu, yakni mampu meraih medali perunggu alias mencapai babak semifinal.

Sebagai ujung tombak sektor ganda putri Indonesia, jawara India Open 2019 ini dinilai Eng Hian sudah cukup siap meski dalam beberapa turnamen belakangan mengalami sedikit kendala psikologis.

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian (kanan), memberikan arahan kepada anak didiknya di pelatnas. [Humas PBSI]

"Akan tetapi dilihat kondisi mereka siap lahir batin, saya yakin bisa mencapai minimal babak semifinal," ujar Eng Hian di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Selain soal kesiapan, hasil undian sektor ganda putri, membuat Eng Hian cukup yakin bila target minimal semifinal merupakan hal wajar bagi Greysia/Apriyani.

Sebagaimana diketahui, Greysia/Apriyani yang terdaftar sebagai unggulan kelima mendapat jatah bye langsung ke babak kedua.

Keduanya masih menunggu pemenang antara Anastasiia Akchurina/Olga Morozova (Rusia) dan Bengisu Ercetin/Nazlican Inci (Turki).

"Untuk Greysia/Apriyani, target semifinal itu tak terlalu muluk. Karena melihat hasil undian di 16 besar, kemungkinan mereka akan bertemu Stoeva bersaudara (Stefani dan Gabriela)," beber Eng Hian.

"Kalau berhasil lolos, Greysia/Apriyani tinggal menunggu pemenang yang kemungkinan antara Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) atau Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan)," sambungnya.

Pelatih yang akrab disapa Koh Didi itu berharap Greysia/Apriyani mampu menunjukan kualitasnya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.

Pasalnya, dalam tiga turnamen terakhir (Indonesia Open, Japan Open dan Thailand Open 2019), keduanya tampil jeblok.

"Chen/Jia performanya harus diwaspadai. Performanya sedang naik terus. Di turnamen penting mereka tidak pernah main jelek. Lihat Asian Games 2018, siapa yang sangka mereka bakal juara?" pungkas Eng Hian.

Sebagai informasi, Eng Hian sempat mengeluhkan sikap Greysia/Apriyani yang dinilai terlalu pamer saat akhirnya kalah di perempat final Thailand Open 2019 awal Agustus lalu.

Saat itu, peringkat lima dunia itu disebut Eng Hian terlalu jemawa setelah menang telak di game pertama 21-9, sebelum akhirnya takluk di dua game sisa dengan skor 21-23, 19-21.