Suara.com - Ikon tinju dunia, Manny Pacquiao, disarankan agar segera pensiun. Saran tersebut datang dari mantan rivalnya Juan Manuel Marquez.
Eks juara dunia tinju di empat kelas berbeda itu menilai inilah saatnya bagi Manny Pacquiao untuk gantung sarung tinju.
Penilaian itu diasarkan Marquez atas dasar sebagai teman dan orang yang tahu betul tingginya risiko olahraga tinju.
Menurut Marquez, di samping usia Manny Pacquiao yang sudah 40 tahun, petinju Filipina itu juga dinilai sudah terlalu banyak kena pukul.
Sekadar untuk diketahui, Manny Pacquiao memulai debut tinju profesional pada tahun 1995. Hingga saat ini, ia telah menjalani 71 pertarungan.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan karier Manny Pacquiao. Tapi dia harus hati-hati," kata Marquez, dikutip dari FightHub, Senin (12/8/2019).
"Dia harus pensiun dan memutuskan apa yang akan dilakukan di masa depan. Sebab dia telah banyak menerima pukulan," pungkas Marquez.
Juan Manuel Marquez merupakan satu dari sekian banyak dari rival berat Manny Pacquiao.
Baca Juga: 5 Berita MotoGP Terkini: Dovizioso Pecundangi Marquez, Rossi Kalah Cepat
Tercatat duel antara Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez sampai berlangsung empat kali.
Duel pertama kedua petinju berakhir seri. Pada duel kedua dan ketiga Pacquiao menang angka. Duel keempat dimenangkan Marquez lewat kemenangan KO di ronde keenam.
Berita Terkait
-
Pernah Pukul KO, Marquez Pilihkan Lawan yang Lebih 'Aman' untuk Pacquiao
-
WBC Silver Batu Loncatan Daud Yordan Ukir Sejarah Baru di Indonesia
-
Tak Cuma WBC Silver, Daud Yordan Kemungkinan Juga Perebutkan WBO Oriental
-
Sesumbar Akhiri Karier Manny Pacquiao, Adrien Broner Malah Pensiun
-
Arum: Kali Ini Manny Pacquiao Akan Kalahkan Floyd Mayweather
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1