Suara.com - Kondisi fisik pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan diragukan jelang mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 di Basel, Swiss, 19-25 Agustus mendatang.
Pasangan berjuluk The Daddies itu masih berjuang memulihkan kondisi fisik yang terkuras usai mengikuti rangkaian BWF World Tour zona Asia.
Seperti diketahui, Hendra/Ahsan menjadi satu dari sebagian besar wakil Indonesia yang turut mengikuti tiga turnamen tur Asia: Indonesia Open, Japan Open, dan Thailand Open 2019.
Ketiga kejuaraan itu berlangsung dalam periode 16 Juli hingga 4 Agustus 2019.
Kondisi tersebut membuat fisik juara dunia 2013 dan 2015 itu terkuras. Terlebih secara usia keduanya juga tak lagi muda.
Hendra berusia 34 tahun, sementara Ahsan tiga tahun di bawahnya.
"Kondisi Hendra/Ahsan belum 100 persen kembali," ungkap Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2019).
"Butuh waktu sedikit lama karena usia dan persiapan ke Kejuaraan Dunia ini juga pendek," jelasnya.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2019: Kevin / Marcus Cs Latihan Formasi 4 vs 2 dan 3 vs 3
Herry menjelaskan masih ada waktu bagi Hendra/Ahsan memulihkan kondisi fisiknya.
Meski rombongan PBSI akan bertolak ke Swiss besok, Rabu (14/8/2019), juara All England Open 2019 itu diharapkan bisa kembali menyambung persiapan hingga memainkan laga pertama.
"Mungkin mereka ada persiapan nanti di Basel, semoga bisa kembali (kondisi fisiknya). Tapi mereka bisa mengatur sih. Misal lawan A harus main dengan strategi apa, mereka tahu, tak pukul rata," pungkas Herry.
Tag
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026