Suara.com - Sirkuit Red Bull Ring Austria bisa dibilang merupakan sirkuit di mana Marc Marquez selalu gagal menang.
Punya sebutan sebagai kandang Ducati, faktanya sejak pertama kali kembali menjadi tuan rumah MotoGP 2016, sirkuit tersebut selalu dimenangkan oleh pembalap dari tim tersebut.
Gagal menang empat musim beruntun dan selalu kalah oleh Ducati, rupanya membuat Marc Marquez merasa "gemas".
Ia pun melontarkan sindiran pedas terakait kekalahannya atas tim merah ke empat kali secara beruntun di sirkuit tersebut.
"Mentalitas saya adalah mentalitas pemenang dan di setiap akhir pekan saya selalu mencoba untuk keluar menjadi pemenang. Kami bekerja keras di Austria tapi seperti yang kami tahu, di sirkuit inilah Dovizioso sangat kuat." ucap Marquez dikutip dari Crash.
"Namun saya telah menyadari sesuatu hal dari beberapa musim lalu. Bahwa jika anda keluar sebagai juara dunia, tidak akan ada yang ingat kekalahan anda hingga tahun depan di sirkuit yang sama." imbuhhnya.
Dengan kemenangan Dovizioso tersebut, praktis keunggulan poin Marquez terpangkas, menjadi selisih 58 poin.
Selain itu, kalender MotoGP masih menyisakan 8 balapan. Mampukah Dovizioso membuat kejutan dengan mencuri gelar dari Marc Marquez?
Baca Juga: Perluasan Ganjil Genap, Gofar Hilman: Nggak Masalah, Gue Punya Kapal Selam
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya