Daud Yordan saat ini memiliki rekor tanding 39 kali menang, 27 diantaranya lewat KO, empat kali kalah, dan satu kali no contest.
Kini dia bersiap untuk kembali naik ring yang rencananya akan digelar pada November mendatang, memperebutkan sabuk juara dunia WBC Silver.
3. Muhammad Rachman
Pria kelahiran Merauke, Papua, 23 Desember 1971 ini memiliki nama asli Mohamad Rachman Sawaludin bin Suhaimat.
Karier profesionalnya dimulai pada 14 Januari 1993 hingga pensiun pada 2016 silam.
Muhammad Rachman berhasil menjadi juara dunia kelas terbang mini IBF setelah menang angka atas Daniel Reyes (Kolombia) pada 14 September 2004.
Setelah tiga kali berhasil mempertahankan gelar, Muhammad Rachman kehilangan sabuk juara dunia terbang mini IBF-nya usai kalah dari petinju Filipina, Florante Condes, yang memiliki julukan The Little Pacquiao, pada 7 Juli 2007.
Rekor tanding Muhammad Rachman yakni 65 kali menang (35 diantaranya menang KO), lima kali seri, dan 13 kali kalah.
4. Sugito Lagola
Baca Juga: 5 Berita Olahraga Pilihan: Daftar Petinju Kelas Berat Terbaik Dalam Sejarah
Karier tinju Sugito Lagola terbilang singkat. Ia hanya dua tahun menjadi petinju profesional, dari kurun waktu 1995 hingga 1997.
Tak hanya itu, petinju kelahiran Medan, Sumatera Utara, ini tercatat juga hanya melakoni empat pertarungan; tiga kali menang dan sekali seri.
Meski demikian, Sugito Lagola pernah menjadi juara dunia kelas welter versi badan tinju WBF (World Boxing Federation).
5. Ellyas Pical
Bicara mengenai pertinjuan Indonesia, maka salah satu yang diingat adalah Ellyas Pical. Ya, Ellyas Pical merupakan petinju pertama Indonesia yang menjadi juara dunia.
Tinta emas tersebut ditorehkan Ellyas Pical pada kurun waktu 1985 hingga 1989. Selama periode tersebut Ellyas Pical tiga kali merebut sabuk juara dunia kelas terbang super IBF.
Dikutip dari BoxRec, petinju bergaya kidal ini tercatat telah melakoni 26 pertarungan dan 217 ronde. Rinciannya 20 kali menang, 11 diantaranya lewat KO, lima kali kalah, dan sekali seri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras