Suara.com - Masyarakat Indonesia sempat merasa bangga saat salah satu putra terbaik bangsa, Dimas Ekky Pratama bergabung dengan kejuaraan dunia balap motor kelas menengah, Moto2.
Apalagi Indonesia telah lama tak mengirimkan wakilnya ke balapan kejuaraan dunia tersebut setelah Doni Tata yang menjadi pembalap Indonesia terakhir sebelum masuknya Dimas.
Berjuang hingga jatuh bangun, kiprah dari pembalap bernomor 20 tersebut terpaksa harus terhenti sementara seusai dirinya terjatuh pada saat melakoni seri balapan di Sirkuit Assen Belanda.
Akibatnya Dimas pun terpaksa absen dan melewatkan beberapa seri balapan, termasuk di seri MotoGP Austria beberapa waktu yang lalu.
Lama tak masuk lintasan, Dimas Ekky agaknya merasa kangen balapan. Hal tersebut ia utarakan melalui sebuah unggahan di Instastory media sosial Instagram.
Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan, "I miss to ride!! (Saya rindu berkendara)".
Sebelumnya, Dimas Ekky sempat dikabarkan akan turun saat seri MotoGP Ceko di Sirkuit Brno. Namun nyatanya pembalap tim Idemitsu Honda Team Asia itu dinyatakan tidak fit.
"Saya percaya bahwa saya punya peluang untuk balapan di sana. Namun sayangnya ada kerusakan setelah di Assen. Dokter mengatakan bahwa saya tidak fit untuk turun di Brno." ujarnya dalam sebuah unggahan Instagram bulan Agustus lalu.
Baca Juga: Performa Bengis, Ini Salah Satu Motor Dimas Ekky Pratama yang Legendaris
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026