Suara.com - Pembalap tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo mengawali comeback-nya ke lintasan dengan cukup kepayahan.
Finis di urutan 14, pembalap asal Spanyol tersebut memiliki selisih waktu dengan pembalap sekitar 56 detik.
Nyaris lebih lambat satu menit, Lorenzo mengaku kaget sekaligus takjub dengan hasil tersebut.
Kagetnya Lorenzo di sebabkan dirinya yang masih dibekap cedera saat melakoni balapan di Sirkuit Silverstone pada hari Minggu (25/8/2019) tersebut.
"Jujur saya mengira saya bakal finis terakhir pada balapan tersebut. Namun saya selalu berada di depan Karel Abraham dan Hafizh Syahrin, yang mana mereka selalu lebih cepat dibanding saya selama akhir pekan." ungkap Lorenzo dikutip dari Crash.
"Namun roda belakang saya mengalami penurunan drastis, itulah sebabnya Syahrin bisa mendahului saya. Dan juga jujur saya mulai merasakan sakit di punggung sehingga saya harus sedikit lebih pelan." imbuhnya.
"Punggung saya sangat nyeri, lebih nyeri dibanding hari Jumat dan Sabtu. Sebab saya balapan 20 putaran beruntun dan mencoba lebih cepat dibanding selama akhir pekan. Sekarang saya mengalami banyak peradangan dan saya sangat kesakitan." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur