Sport / Arena
Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:22 WIB
Drama balas dendam, comeback spektakuler, dan tumbangnya tuan rumah mewarnai semifinal Campus League The Nationals 2026. Simak hasil lengkapnya! [Dok. Campus League]
Baca 10 detik
  • Semifinal Basketball Campus League 2026 di UPH Tangerang pada Jumat (12/6/2026) berakhir dengan kekalahan seluruh tim tuan rumah.
  • Institut Perbanas, UKSW, SCU Semarang, dan Ubaya sukses melaju ke babak final setelah menuntaskan misi balas dendam.
  • Keberhasilan tim tamu didorong oleh ketahanan mental, kedisiplinan taktik, serta performa impresif pemain pada momen krusial pertandingan.

Suara.com - Drama balas dendam yang emosional dan tumbangnya dominasi tuan rumah menjadi sorotan utama dalam babak semifinal Basketball Campus League (BCL) The Nationals 2026.

Gelaran yang berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, Jumat (12/6/2026) ini melahirkan kejutan besar setelah tim-tim tamu berhasil menyapu bersih kemenangan dan menyingkirkan tuan rumah dari perebutan gelar.

Misi balas dendam yang tuntas serta kebangkitan mental di detik-detik krusial memastikan empat tim terbaik kini bersiap bentrok di partai final pada Sabtu (13/6/2026).

Ketangguhan mental dan kedisiplinan taktik menjadi pembeda utama dalam rangkaian pertandingan yang menguras emosi para pendukung di tribun.

Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa status tuan rumah bukan jaminan keamanan bagi tim mana pun yang berlaga di panggung nasional musim ini.

Misi Balas Dendam dan Comeback Spektakuler di Sektor Putra

Sektor putra menyajikan drama luar biasa saat Institut Perbanas Jakarta sukses menuntaskan misi balas dendam atas kekalahan mereka di fase regional sebelumnya.

Keberhasilan menumbangkan tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 59-50 diraih melalui pendekatan psikologis yang sangat mendalam dari sang arsitek tim.

"Saya bilang ke anak-anak, banyak orang baik yang mendukung kita. Kalau kita kalah, banyak yang sedih. Jadi pilihannya sederhana, mau bikin mereka sedih atau bikin mereka senang? Saya cuma bermain di sisi psikologis mereka," ujar pelatih Institut Perbanas Jakarta, Zulfahrizal dalam konferensi pers.

Baca Juga: Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta

Strategi tersebut terbukti ampuh membakar motivasi para pemain yang sempat tampil tidak konsisten pada awal pertandingan.

Kapten tim pun mengakui bahwa pengingat akan perjuangan panjang dan dukungan orang-orang terdekat menjadi kunci kebangkitan mereka.

"Kami memang sering tidak konsisten di awal pertandingan. Tapi Bang Ijal (pelatih) selalu ingatkan kalau banyak orang yang sayang dan mendukung kami. Jadi kami harus kasih 100 persen untuk mereka," ungkap kapten tim Perbanas, Zaky Al Hakim.

Kejutan lain di sektor putra lahir melalui aksi comeback dramatis yang diperagakan oleh Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga saat menghadapi wakil Surabaya.

Sempat tertinggal cukup jauh dari Universitas Surabaya (Ubaya) pada kuarter pertama dengan skor 11-20, tim asal Jawa Tengah itu perlahan bangkit melalui kedisiplinan pertahanan yang luar biasa.

Momen paling menentukan terjadi pada kuarter ketiga ketika mereka berhasil membatasi lawan hanya mencetak dua poin sepanjang kuarter tersebut.

Load More